[Kitabut Tauhid 8] 01 Shalawat Nabi 01

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;

Diantara hal-hal terlarang dilakukan di pekuburan adalah :

  • Boleh atau tidaknya para wanita berziarah kubur, Para Ulama berbeda pendapat dalam permasalah ini. Asy-Syaikh Muhammad Ibnu Shâlih Al-‘Utsaimiin -Rahimahullâh- bahwa mengatakan ada 5 pendapat ulama dalam masalah ini : [1]disunnahkan sebagaimana bagi laki-laki, [2] makruh, [3] mubah, [4] haram, dan [5] dosa besar.
  • Adapun pendapat yang raajih (lebih kuat) adalah pendapat yang menyatakan bolehnya wanita berziarah kubur, namun tidak boleh terlalu sering, hanya sesekali saja dan tidak berlebih-lebihan.

Dan kita akan memasuki materi Kitabut tauhid 8

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[LAPORAN] Hasil Ujian Akhir – Kitabut Tauhid bag.7

Alhamdulillah, total 757 peserta mengikuti ujian akhir – kitabut tauhid bag.7 ini.

736 peserta mencapai target kelulusan (min 50% jawaban benar) dan berhak untuk memperoleh e-sertifikat yang akan dikirim maksimal dalam 2 pekan ini.

selamat kami ucapkan bagi peserta yang lulus, mudah-mudahan ilmu tersebut dapat diamalkan dan mudah-mudahan dapat istiqomah pada masa mendatang. kami ingatkan kembali, bahwa ilmu bukan tujuan tapi ilmu adalah wasilah. jadi siapa saja yang menjadikan ilmu sebagai tujuan dan berhenti sampai disitu sungguh ia telah tertipu. namun ketahuilah tujuan ilmu adalah amal. jadi beramalah dengan ilmu yang Allah anugerahkan tersebut🙏

Bagi ikhwah yang belum lulus, jangan putus asa, tetap semangat belajarnya.! adapun hasil ujian saat ini mudah-mudahan menjadi cambuk untuk terus semangat belajar tauhidnya💪

berikut laporan ujian akhirnya

LAPORAN UA – IKHWAN

LAPORAN UA – AKHWAT

catatan:

*Hasil koreksi ujian sudah kami kirimkan ke alamat email antum

*Bagi peserta yang lulus, e-sertifikat akan kami kirimkan maksimal dalam 2 pekan kedepan. silahkan periksa kotak masuk email antum secara berkala.

*Materi kitabut tauhid berikutnya insyaallah akan dimulai kembali pada 14 Februari 2025

[MATERI] Ujian Akhir Tauhid bag.7

MATERI UJIAN

Larangan pengagungan terhadap kuburan adalah materi terakhir kitabut tauhid bagian 7. Total ada 48 materi pada bagian ketujuh ini. yuk dimurajaah kembali, karena 2 pekan lagi kita akan ujian. dan seperti biasa, bagi peserta yang berhasil mencapai target kelulusan (>50% jawaban benar) akan mendapatkan e-sertifikat dari HijrahApp.

mari luruskan niat, karena tidak ada ruginya untuk mengulang pelajaran tauhid, dan mudah-mudahan ini dapat menjadi bekal untuk meraih surga-Nya Allah. semangat!


Download PDF Materi kitabut tauhid bagian 7:

https://drive.google.com/file/d/1f0S11pXN3knvYcoCorVkC3xtyWDYuZaA/view?usp=share_link

Link materi video:

  1. https://youtu.be/Ji7-yV_nAEM
  2. https://youtu.be/-HMgxT-L8NU
  3. https://youtu.be/NZA3ePHvzw8
  4. https://youtu.be/97tUq6x8k0M
  5. https://youtu.be/7EyWM_8L-Cs
  6. https://youtu.be/XlSW8sf4Gfo
  7. https://youtu.be/rDrCKLunTNE
  8. https://youtu.be/MMQl5Tgp1oA
  9. https://youtu.be/yt1_3xG0-a0
  10. https://youtu.be/e0ewQ86Ff3w
  11. https://youtu.be/SdSA9BMPhBE
  12. https://youtu.be/xr7Kie8hCq0
  13. https://youtu.be/xDqFsGXV7o4
  14. https://youtu.be/WtTSwSTHQKw
  15. https://youtu.be/ULtMR0SZVOc
  16. https://youtu.be/rDEZULMvOGQ
  17. https://youtu.be/dkuRPsuVw90
  18. https://youtu.be/jklAcH_MF_M
  19. https://youtu.be/rl8b3drFbYs
  20. https://youtu.be/eM1AXS_GiiY
  21. https://youtu.be/qFmuaLg-yeY
  22. https://youtu.be/de1IwuU_IxE
  23. https://youtu.be/g2dq7GGbNaA
  24. https://youtu.be/eH1x09xlZJ0
  25. https://youtu.be/_ixiT6h4EOE
  26. https://youtu.be/lyYmC170kkg
  27. https://youtu.be/0cMfe8HDtOw
  28. https://youtu.be/9xpg8ItjQ8s
  29. https://youtu.be/gkHnALxUCPo
  30. https://youtu.be/dFeuy9WMX1Y
  31. https://youtu.be/Z89npntgI3E
  32. https://youtu.be/nPnJMfa5RLw
  33. https://youtu.be/sFh61JXHh8s
  34. https://youtu.be/qEBV9oDz_7M
  35. https://youtu.be/4PBmK9ptW3E
  36. https://youtu.be/UEdzsTUK1XU
  37. https://youtu.be/skE8AcnP7PE
  38. https://youtu.be/KpmLZwUQXcE
  39. https://youtu.be/TMFVTGHbEqM
  40. https://youtu.be/Ee6jRrcx5CE
  41. https://youtu.be/zdTmDrchyAI
  42. https://youtu.be/KhUWcpJ5gX4
  43. https://youtu.be/donVU35DnB0
  44. https://youtu.be/EKOyXY-t0EA
  45. https://youtu.be/r1rjSjlym5E
  46. https://youtu.be/xJDPRZB0P00
  47. https://youtu.be/LMtqqTv2Hbc
  48. https://youtu.be/eTngyEhUyYQ

[HARI TERKAHIR] Ujian Akhir – Kitabut Tauhid bag.7

BACALAH KETENTUAN BERIKUT DENGAN SEKSAMA

  1. ada 20 soal pilihan ganda dan 5 soal benar/salah, total 25 soal. kerjakan perlahan soal tidak diwaktu.!
  2. Ujian kami buka mulai saat ini hingga Hari Ahad (31 Januari 2025) pukul 17.00WIB nanti. karena waktunya panjang, pilihlah waktu yang paling sesuai untuk antum
  3. Pilihlah jawaban yang PALING tepat dan sesuai dengan konteks pertanyaan.
  4. ujian akhir ini membutuhkan alamat email, antum akan diminta login dengan email. kami membutuhkan alamat email antum untuk mengirim rekapan jawaban antum dan e-sertifikat jika antum lulus
  5. Tulislah Nama Lengkap antum, nama lengkap tersebut akan digunakan untuk e-sertifikat. usahakan tidak lebih dari 25 karakter.
  6. E-sertifikat hanya kami berikan kepada peserta yang mencapai target kelulusan, 50% jawaban benar.
  7. Untuk menghindari kelalaian/lupa telah mengisi jawaban, maka kami mengharuskan peserta untuk tetap memberi jawaban pada setiap pertanyaan
  8. Dilarang mempublikasikan / membagikan soal ujian ini
  9. Kami berhak menolak komplain yang tidak sesuai dengan ketentuan kami

PERNYATAAN PESERTA UJIAN

Saya berjanji bahwa saya tidak akan menggunakan bantuan apapun dalam menjawab ujian akhir – Kitabut Tauhid 7 ini, baik itu catatan, audio, video dan semisalnya, yakni saat pertama kali membuka lembar pertanyaan hingga saya mengirimkan jawabannya.

dengan mengklik link dibawah ini, saya memahami dan menyetujui pernyataan diatas:

YA, SAYA SETUJU (ketuk untuk memulai ujian)


Materi tauhid yang diujikan dapat dipelajari di link berikut:

link materi

[Kitabut Tauhid 7] 48 Larangan Pengagungan Terhadap Kuburan 18

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;

Diantara hal-hal terlarang dilakukan di pekuburan adalah :

  1. Menyembelih hewan di pekuburan walaupun dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  2. Mengapur kuburan, duduk di atasnya, membangun di atasnya, menambah ketinggiannya, dan menulis padanya.
  3. Shalat menghadap kuburan (meskipun di luar kuburan); juga sujud, sahalat dan berdoa di kompleks pekuburan.
  4. Membangun masjid (tempat ibadah) padanya dan menjadikannya sebagai tempat perayaan.
  5. Syaddur rihaal, yaitu sengaja mengadakan perjalanan jauh (safar) ke kuburan.
  6. Menyalakan lampu, memberi kelambu, menabur bunga dan yang semisalnya.
  7. Memakai sandal atau sepatu di pekuburan.
  8. Mematahkan tulang-tulang mayit, membongkar kuburan sebelum tulang-tulang mayit hancur tanpa adanya hajat atau udzur.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 7] 47 Larangan Pengagungan Terhadap Kuburan 17

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;

  • Ziarah kubur adalah ibadah yang sangat mulia. Agar berbuah pahala, maka ziarah kubur harus sesuai dengan tuntunan Syari’at dan menjaga adab-adabnya, diantaranya : [1] mengikhlashkan niat, [2] meneladani Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, [3] mewujudkan tujuan ziarah, [4] tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh Syariat, dan [5] tidak mengucapkan al-hujr.
  • Boleh ziarah ke kuburan orang kafir dengan tujuan untuk mengambil pelajaran dan mengingat kematian, tanpa mengucapkan salam dan mendoakan penghuninya; juga boleh mengangkat tangan ketika mendo’akan mayit tetapi tidak boleh menghadap kuburnya, bahkan harus menghadap kiblat.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 7] 46 Larangan Pengagungan Terhadap Kuburan 16

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;

  • Ziarah kubur adalah amalan yang sangat bermanfaat baik bagi yang berziarah maupun yang diziarahi. Bagi yang berziarah untuk mengambil ibrah (pelajaran), melembutkan hati, mengingatkan kematian, mengingatkan tentang kehidupan akhirat, dan bersikap zuhud terhadap dunia. Sedangkan bagi yang diziarahi untuk memberikan ucapan salam dan do’a dari penziarah dengan lafadz-lafadz yang diajarkan oleh Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-.
  • Ziarah kubur ada tiga macam atau bentuknya, yaitu : [1] ziarah yang disyariatkan, [2] ziarah yang merupakan kebid’ahan, dan [3]  ziarah yang merupakan kesyirikan.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 7] 45 Larangan Pengagungan Terhadap Kuburan 15

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;

  • Ziarah kubur merupakan bagian dari amal kebajikan yang disyariatkan berdasarkan hadits-hadits Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, karena padanya terdapat mashlahat bagi yang berziarah yang yang diziarahi.
  • Sebab dilarangnya ziarah kubur di masa awal-awal keislaman adalah karena Para Shahabat -Radhiyallâhu ‘Anhu- ketika itu masih terlalu dekat dengan masa-masa jahiliyyah, diamana ziarah kubur pada masa jahiliyyah identik dengan prilaku kesyirikan. Dan fakta di lapangan dari zaman ke zaman menunjukkan bahwa ziarah kubur yang jauh dari tuntunan Syariat memang identik dengan prilaku kesyirikan.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 7] 44 Larangan Pengagungan Terhadap Kuburan 14

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;

  • Diantara keluasan rahmat Allâh -‘Azza wa Jalla- terhadap hamba-hamba-Nya adalah ketika Dia menjadikan keberkahan pada sebagian makhluq-Nya, agar para hamba dapat mengambil keberkahan padanya. Dan diantara tempat-tempat yang diberkahi ada masjid-masjid Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  • Shalat di Masjidil Harâm ini nilainya 100.000 (serratus ribu) kali lebih baik dibandingkan shalat pada masjid lainnya, shalat di Masjid Nabâwiy 1000 (seribu) kali lebih baik, dan shalat di Masjidil Aqshâ 500 (lima ratus) kali lebih baik.
  • Di Masjid Nabâwiy ada raudhah (taman) diantara taman-taman surga. Dan siapa saja yang memasuki Masjid ini untuk belajar kebaikan atau mengajarkannya, maka dia seperti orang yang berperang di jalan Allâh -‘Azza wa Jalla-.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 7] 43 Larangan Pengagungan Terhadap Kuburan 13

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;

  • Dalil-dalil Syari’at dan dalil-dalil akal menunjukkan bahwa terlarang hukumnya syaddur rihaal kecuali ke tiga masjid (Masjidil Harâm, Masjid Nabâwiy, dan Masjidil Aqshâ). Semua pendapat yang berbeda dengan pendapat ini bertentangan dengan dalil Syari’at dan dalil akal.
  • Larangan syaddur rihaal tidak bermakna melarang untuk ziarah ke kuburan Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- secara muthlaq. Ziarah kuburan Beliau adalah sesuatu yang disyari’atkan dan pelaksanaannya harus sesuai dengan ketentuan syari’at, diantaranya dengan tidak mengadakan syaddur rihaal.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.