Hasil Quis Bulanan 2 – kitabut Tauhid bag.6

Masyaallah walhamdulillah, apresiasi kepada 125 perserta yang ambil bagian dari Quis bulanan 2 kitabut tauhid bagian 6 ini. masyaallah terimakasih. kami kira ini akan menjadi evaluasi yang bermanfaat bagi antum, dan tentunyaย feedback yang berharga bagi kami.

langsung aja, mudah-mudahan hasilnya sesuai dengan ekspetasi yaa๐Ÿ‘


Ringkasan

https://docs.google.com/forms/d/1qLIPHCYsSyZwdgbJoCxQAqfhhCnTSjFx1wKcrh_sNtU/viewanalytics


Peringkat Pria/Ikhwan

https://docs.google.com/spreadsheets/d/1Kw_vykgdvg4NbBYeU8_hPgUS2jMk8sAgGwe0ucLTOYQ/edit?usp=sharing


Peringkat Wanita/Akhwat

https://docs.google.com/spreadsheets/d/1obVCDY5ngTj8g37FUpgyo2pscyqf5I41ldKIcjIXSUo/edit?usp=sharing

Membaca Al-Fatihah Termasuk Rukun Shalat

Satu lagi permasalahan hukum mengenai surat Al-Fatihah, bagaimana hukum membaca surat Al-Fatihah dalam shalat.

Para ulama dalam hal ini berselisih pendapat.

Mayoritas ulama yaitu ulama Malikiyyah, Syafiโ€™iyah dan Hambali menyatakan membaca Al-Fatihah merupakan bagian dari rukun shalat. Karena Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

Dari โ€˜Ubadah b in Ash Shaamit radhiyallahu โ€˜anhu, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ู„ุงูŽ ุตูŽู„ุงูŽุฉูŽ ู„ูู…ูŽู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽู‚ู’ุฑูŽุฃู’ ุจูููŽุงุชูุญูŽุฉู ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจู

โ€œTidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Al Fatihah.โ€ (HR. Bukhari, no. 756 dan Muslim, no. 394)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu, haditsnya marfuโ€™sampai Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam,

ู…ูŽู†ู’ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุตูŽู„ุงูŽุฉู‹ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽู‚ู’ุฑูŽุฃู’ ูููŠู‡ูŽุง ุจูููŽุงุชูุญูŽุฉู ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจู ููŽู‡ู’ู‰ูŽ ุฎูุฏูŽุงุฌูŒ

โ€œBarangsiapa yang melaksanakan shalat dan tidak membaca Al Fatihah di dalamnya, maka shalatnya itu kurang.โ€ Perkataan ini diulang sampai tiga kali. (HR. Muslim, no. 395)

Sedangkan ulama Hanafiyah berpendapat bahwa membaca Al-Fatihah merupakan wajib shalat, namun tidak termasuk rukun shalat. Anggapannya karena pensyariatannya berdasarkan khabar wahid (berita dari satu orang), yang merupakan tambahan dari firman Allah Taโ€™ala,

ููŽุงู‚ู’ุฑูŽุกููˆุง ู…ูŽุง ุชูŽูŠูŽุณูŽู‘ุฑูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขูŽู†ู

โ€œBacalah yang mudah darimu dari Al-Qurโ€™an.โ€ (QS. Al-Muzammil: 20) (Lihat bahasan Al-Mawsuโ€™ah Al-Fiqhiyyah, 32: 9)

Pendapat dari jumhur yang menyatakan membaca Al-Fatihah adalah bagian dari rukun shalat lebih tepat. Sedangkan hukum membaca Al-Fatihah, bagi imam, makmum dan orang yang shalat sendirian akan dibahas tersendiri.

Semoga manfaat. Wallahu waliyyut taufiq.

โ€”

Selesai disusun baโ€™da Ashar diย Darush Sholihin, Warak, Girisekar, Panggang, GK, 22 Safar 1437 H

Muhammad Abduh Tuasikal

Sumber https://rumaysho.com/12486-hukum-al-fatihah-3-membaca-al-fatihah-termasuk-rukun-shalat.html

Berbuat Baiklah Kepada Tetangga

Berbagai hadits telah mengajak bagaimanakah agar kita berakhlak yang baik, terutama terhadap orang-orang di sekitar kita yaitu tetangga. Itulah ajaran Islam yang mulia yang selalu mengajak kepada kebaikan dan berbuat baik terhadap sesama. Berikut beberapa hadits yang dibawakan oleh Al Imam Al Bukhari dalam kitab adabnya, Adabul Mufrod tentang berbuat baik kepada tetangga. Semoga semakin memperbaiki akhlak kita setelah mengetahui hal ini.

58- Bab Seseorang Jangan Meremehkan Tetangganya Meskipun [pemberiannya] Hanya Berupa Kuku Kambing -67

[90/122]

Dari โ€˜Amru bin Muadz Al Asyhali berkata, neneknya berkata, โ€œRasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam pernah bersabda kepadaku,

ูŠุงูŽ ู†ูุณูŽุงุกูŽ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽุงุชู! ู„ุงูŽ ุชูุญู’ู‚ูุฑูŽู†ูŽู‘ ุงู…ู’ุฑูŽุฃุฉูŒ ู…ูู†ู’ูƒูู†ูŽู‘ ู„ูุฌูŽุงุฑูŽุชูู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูƒูุฑูŽุงุนู ุดูŽุงุฉู ู…ูุญู’ุฑูŽู‚ูŒ

โ€œWahai para wanita yang beriman janganlah salah seorang wanita dari kalian meremehkan (pemberian) tetangganya walaupun hanya berupa betis kambing yang dibakar.โ€ (Shahih karena dikuatkan oleh hadits sesudahnya)[91/123]

Dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€™anhu, โ€œRasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ูŠูŽุง ู†ูุณูŽุงุกูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ูŽุงุชู! ูŠูŽุง ู†ูุณูŽุงุกูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ูŽุงุชู!ู„ุงูŽ ุชูุญู’ู‚ูุฑูŽู†ูŽู‘ ุฌูŽุงุฑูŽุฉูŒ ู„ูุฌูŽุงุฑูŽุชูู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ููุฑู’ุณูู†ูŽ ุดุงุฉู

โ€œWahai para wanita muslimah! Wahai para wanita muslimah! Janganlah salah seorang di antara kalian meremehkan tetangganya meskipun [pemberiannya] hanya berupa kaki domba.โ€ (Shahih) Lihat: [Bukhari: 78-Kitab Al Adab, 30-Bab Takhunu Jaaroh Lijarotiha. Muslim: 12-Kitab Az Zakah, hal. 90]

59- Bab Keluhan Tetangga -68

[92/124]

Dari Abu Hurairah, ia berkata, โ€œSeorang berkata pada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam,

ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ! ุฅูู†ูŽู‘ ู„ููŠ ุฌูŽุงุฑุงู‹ ูŠูุคู’ุฐููŠู’ู†ููŠ

โ€œWahai Rasulullah saya punya tetangga yang menggangguku.โ€

Rasulullah lalu berkata padanya,

ุงูู†ู’ุทูŽู„ูู‚ู’. ููŽุฃูุฎู’ุฑูุฌู’ ู…ูŽุชูŽุงุนูŽูƒูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุทูŽู‘ุฑููŠู’ู‚ู

โ€œPulanglah dan keluarkanlah barang milikmu ke jalan.โ€

Orang itu lalu pulang dan mengeluarkan barang miliknya ke jalan. Maka orang-orang berkumpul padanya dan bertanya,

ู…ูŽุง ุดูŽุฃู’ู†ููƒูŽุŸ

โ€œApa yang terjadi padamu?โ€

Orang itu menjawab,

ู„ููŠ ุฌูŽุงุฑูŒ ูŠูุคู’ุฐููŠู’ู†ููŠุŒ ููŽุฐูŽูƒูŽุฑู’ุชู ู„ูู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ ุตูŽู„ู‰ู‘ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: โ€ ุงูู†ู’ุทูŽู„ูู‚ู’. ููŽุฃูุฎู’ุฑูุฌู’ ู…ูŽุชูŽุงุนูŽูƒูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุทูŽู‘ุฑููŠู’ู‚ู

โ€œTetanggaku mengganguku, lalu kuceritakan pada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam. Beliau berkata, โ€œPulanglah dan keluarkanlah barang milikmu.โ€

Orang โ€“ orang lalu berkata,

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘! ุงูู„ู’ุนูŽู†ู’ู‡ูุŒ ุงู„ูŽู‘ู„ู‡ูู…ูŽู‘! ุฃูŽุฎู’ุฒูู‡ู

โ€œYa Allah laknat dan hinakanlah diaโ€

Rupanya hal itu terdengar oleh tetangganya. Maka berangkatlah ia untuk menemuinya dan berkata,

ุงูุฑู’ุฌูุนู’ ุฅูู„ู‰ูŽ ู…ูŽู†ู’ุฒูู„ููƒูŽุŒ ููŽูˆูŽุงู„ู„ู‡ู ! ู„ุงูŽ ุฃููˆู’ุฐููŠู’ูƒูŽ

โ€œKembalilah ke rumahmu, demi Allah saya tidak akan mengganggumu lagi.โ€ (Hasan Shahih) Lihat At Taโ€™liq Ar Raghib (3/235): [Abu Dawud: 40-Kitab Al Adab, 123-Bab Fii Haqqil Jaar] [93/125]

Dari Abu Juhainah, ia berkata, โ€œAda seseorang mengadu kepada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam mengenai tetangganya, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam lalu bersabda,

ุงูุญู’ู…ูู„ู’ ู…ูŽุชูŽุงุนูŽูƒูŽุŒ ููŽุถูŽุนู’ู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ุทูŽู‘ุฑููŠู’ู‚ูุŒ ููŽู…ูŽู†ู’ ู…ูŽุฑูŽู‘ ุจูู‡ู ูŠูŽู„ู’ุนูŽู†ูู‡ู

โ€œBawalah hartamu dan letakkanlah di jalan sehingga orang yang lewat akan melaknatnya.โ€

Maka orang yang lewat di tempat itu melaknat tetangganya. Tetangganya tersebut lalu datang kepada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam dan beliau berkata padanya,

ู…ุงูŽ ู„ูŽู‚ููŠู’ุชูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณูุŸ

โ€Apa yang engkau dapatkan dari orang-orang?โ€

Orang itu berkata,

ุฅูŽู†ูŽู‘ ู„ูŽุนู’ู†ูŽุฉูŽ ุงู„ู„ู‡ู ููŽูˆู’ู‚ูŽ ู„ูŽุนู’ู†ูŽุชูู‡ูู…ู’

โ€Sesungguhnya laknat Allah berada di atas laknat mereka.โ€

Lalu dia berkata pada orang yang mengadu tadi,

ูƒููููŠู’ุชูŽ

โ€œSudah cukup bagimuโ€ atau semacam itu yang dia ucapkan. (Hasan Shahih) Lihat At Taโ€™liq Ar Raghib (3/235)

60- Bab 0rang yang Menganggu Tetangganya Sampai Keluar -69

[94/127]

Dari Abu Amir Al Himsi berkata, โ€Tsauban berkata,

ู…ุงูŽ ู…ูู†ู’ ุฑูŽุฌูู„ูŽูŠู’ู†ู ูŠูŽุชูŽุตูŽุงุฑูŽู…ูŽุงู†ู ููŽูˆู’ู‚ูŽ ุซูŽู„ุงูŽุซูŽุฉู ุฃูŽูŠูŽู‘ุงู…ูุŒ ููŽูŠูŽู‡ู’ู„ููƒู ุฃูŽุญูŽุฏูู‡ูู…ูŽุงุŒ ููŽู…ูŽุงุชูŽุง ูˆูŽู‡ูู…ูŽุง ุนูŽู„ู‰ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุตูŽุงุฑูŽู…ูŽุฉูุŒ ุฅูู„ุงูŽู‘ ู‡ูŽู„ูŽูƒุงูŽ ุฌูŽู…ููŠู’ุนุงู‹ุŒ ูˆูŽู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฌูŽุงุฑู ูŠูุธู’ู„ูู…ู ุฌูŽุงุฑูŽู‡ู ูˆูŽูŠูŽู‚ู’ู‡ูŽุฑูู‡ูุŒ ุญูŽุชู‰ูŽู‘ ูŠูŽุญู’ู…ูู„ูŽู‡ู ุฐูŽู„ููƒูŽ ุนูŽู„ู‰ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฎู’ุฑูุฌูŽ ู…ูู†ู’ ู…ูŽู†ู’ุฒูู„ูู‡ูุŒ ุฅูู„ุงูŽู‘ ู‡ูŽู„ูŽูƒูŽ

โ€Tidak ada dua orang yang saling mengisolir lebih dari tiga hari, lalu salah seorang dari mereka meninggal dalam keadaan seperti itu, melainkan keduanya akan binasa. Dan tidak ada seorang pun yang menzhalimi tetangganya dan menyakitinya sampai hal itu membawanya keluar dari rumahnya kecuali dia pasti akan binasa.โ€ (Shahih secara sanad)

61- Bab Tetangga Yahudi -70

[95/128]

Mujahid berkata, โ€œSaya pernah berada di sisi Abdullah ibnu โ€˜Amru sedangkan pembantunya sedang memotong kambing. Dia lalu berkata,

ูŠุงูŽ ุบูู„ุงูŽู…ู! ุฅูุฐูŽุง ููŽุฑูŽุบู’ุชูŽ ููŽุงุจู’ุฏูŽุฃู’ ุจูุฌูŽุงุฑูู†ูŽุง ุงู„ู’ูŠูŽู‡ููˆู’ุฏููŠ

โ€Wahai pembantu! Jika anda telah selesai (menyembelihnya), maka bagilah dengan memulai dari tetangga Yahudi kita terlebih dahulu.โ€

Lalu ada salah seorang yang berkata,

ุขู„ูŠูŽู‡ููˆู’ุฏููŠ ุฃูŽุตู’ู„ูŽุญูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‡ูุŸ!

โ€œ(Engkau memberikan sesuatu) kepada Yahudi? Semoga Allah memperbaiki kondisimu.โ€

โ€˜Abdullah bin โ€™Amru lalu berkata,

ุฅูู†ูู‘ูŠ ุณูŽู…ูุนู’ุชู ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูŽู‘ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ูŠููˆู’ุตููŠ ุจูุงู„ู’ุฌูŽุงุฑูุŒ ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุฎูŽุดูŽูŠู’ู†ูŽุง ุฃูŽูˆู’ ุฑูุคููŠู’ู†ูŽุง ุฃูŽู†ูŽู‘ู‡ู ุณูŽูŠููˆู‘ุฑูู‘ุซูู‡ู

โ€˜Saya mendengar Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam berwasiat terhadap tetangga sampai kami khawatir kalau beliau akan menetapkan hak waris kepadanya.โ€ (Shahih) Lihat Al Irwaโ€™ (891): [Abu Dawud: 40-Kitab Al Adab, 123-Fii Haqqil Jiwar. At Tirmidzi: 25-Kitab Al Birr wash Shilah, 28-Bab Maa Jaa-a fii Haqqil Jiwaar]

Disusun di Panggang-GK, 2 Rabiul Awwal 1430 H

Sumber https://rumaysho.com/1608-berbuat-baiklah-kepada-tetangga.html

Keutamaan Umrah

Setiap orang pasti merindukan tanah suci, apalagi Kaโ€™bah di tanah haram Makkah. Di tempat tersebut ada dua aktivitas ibadah yang mulia yaitu umrah dan haji. Untuk umrah sendiri bisa dilakukan setiap saat. Sedangkan haji hanya khusus di bulan haji, bulan Dzulhijjah.

Umrah sendiri memiliki beberapa keutamaan.

1. Umrah adalah jihad sebagaimana ibadah haji.

โ€˜Aisyah berkata,

ู‚ูู„ู’ุชู ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ูู‘ุณูŽุงุกู ุฌูู‡ูŽุงุฏูŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ู†ูŽุนูŽู…ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู†ูŽู‘ ุฌูู‡ูŽุงุฏูŒ ู„ุงูŽ ู‚ูุชูŽุงู„ูŽ ูููŠู‡ู ุงู„ู’ุญูŽุฌูู‘ ูˆูŽุงู„ู’ุนูู…ู’ุฑูŽุฉู ยป.

โ€œWahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?โ€ Beliau shallallahu โ€˜alaihi wa sallam menjawab, โ€œIya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan โ€˜umroh.โ€ (HR. Ibnu Majah no. 2901, hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani).

2. Menghapus dosa di antara dua umrah.

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ุงู„ู’ุนูู…ู’ุฑูŽุฉู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุนูู…ู’ุฑูŽุฉู ูƒูŽููŽู‘ุงุฑูŽุฉูŒ ู„ูู…ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ูŽุง ุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุญูŽุฌูู‘ ุงู„ู’ู…ูŽุจู’ุฑููˆุฑู ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู„ูŽู‡ู ุฌูŽุฒูŽุงุกูŒ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู

โ€œAntara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.โ€ (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

3. Umrah menghilangkan kefakiran dan menghapus dosa.

Dari Abdullah, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ุชูŽุงุจูุนููˆุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ุญูŽุฌูู‘ ูˆูŽุงู„ู’ุนูู…ู’ุฑูŽุฉู ููŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ูู…ูŽุง ูŠูŽู†ู’ูููŠูŽุงู†ู ุงู„ู’ููŽู‚ู’ุฑูŽ ูˆูŽุงู„ุฐูู‘ู†ููˆุจูŽ ูƒูŽู…ูŽุง ูŠูŽู†ู’ููู‰ ุงู„ู’ูƒููŠุฑู ุฎูŽุจูŽุซูŽ ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุฏู ูˆูŽุงู„ุฐูŽู‘ู‡ูŽุจู ูˆูŽุงู„ู’ููุถูŽู‘ุฉู ูˆูŽู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู„ูู„ู’ุญูŽุฌูŽู‘ุฉู ุงู„ู’ู…ูŽุจู’ุฑููˆุฑูŽุฉู ุซูŽูˆูŽุงุจูŒ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู

โ€œIkutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.โ€ (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)

Ibadah mulia ini pun dilakukan oleh Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam dan para sahabat baik tatkala beliau shallallahu โ€˜alaihi wa sallam masih hidup atau pun ketika sudah tiada. Ini pun menunjukkan kemuliaan ibadah tersebut.

Semoga Allah mudahkan kita melakukan ibadah yang mulia ini. Wallahu waliyyut taufiq.

Referensi: Shahih Fiqh Sunnah, Abu Malik, terbitan Maktabah Taufiqiyah, 2/276.

@ Sabic Lab, Riyadh KSA

23 Syawwal 1432 (21/09/2011)

Sumber https://rumaysho.com/1959-keutamaan-umrah.html

Quiz bulanan 2 – kitabut tauhid bag. 6

catatan: materi quis bulanan berasal dari 8 materi terakhir Belajar Tauhid yang telah dipelajari sebelumnya.


Dear pengguna, sudah murajaah kan.?

baiklah, kapanpun antum siap, ketuk link dibawah ini. ๐Ÿ’ช

link utama

catatan1: Jika antum tidak dapat membuka link tersebut, berarti antum masih menggunakan versi lawas HijrahApp. solusinya, mohon update hijrahapp antum ke versi terbaru

catatan2: insyaallah, hasil pemeringkatan akan kami umumkan Hari Rabu pukul 19.00WIB di beranda HijrahApp

catatan3: Materi yang diujikan ada di beranda HA, buka kategori belajar tauhid, pelajari 8 materi terakhir

Tidak Ada Jomblo atau Bujangan Di Surga

Tidak ada jomblo atau bujangan di surga adalah bukti bahwa menikah itu nikmat besar dan salah satu sumber kebahagiaan dan ketenangan di dunia. Semua kenikmatan yang dirasakan di dunia tentu akan dirasakan juga di surga dengan perbandingan kenikmatan yang tidak bisa dibayangkan. Hal ini juga membuktikan bahwa terlalu lama sendiri menjomblo bukan lah suatu hal yang menyenangkan, karena agama Islam menyarankanย segera menikahย bagi yang mampu dan adanya larangan untuk hidup membujang dan tidak punya keinginan menikah. Semoga yang belum menikah disegerakan yang mendapatkan jodoh shalih/shalihah.

Di surga tidak ada yang jomblo/bujangan karena semuanya akan memiliki pasangannya. Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ูˆู…ุง ููŠ ุงู„ุฌู†ุฉ ุฃุนุฒุจโ€

โ€œDan di surga tidak ada bujangan/jombloโ€ [HR Muslim]

Pasangan suami-istri yang berimanย akan dipasangkan kembali di surga dan dengan keimanan, mereka akan masuk surga bersama-sama menjadi pasangan abadi yang kekal di surga.

Allah berfirman,

๏บŸูŽ๏ปจูŽู‘๏บŽ๏บ•ู ๏ป‹ูŽ๏บชู’๏ปฅู ๏ปณูŽ๏บชู’๏บงู๏ป ู๏ปฎ๏ปงูŽ๏ปฌูŽ๏บŽ ๏ปญูŽ๏ปฃูŽ๏ปฆ ๏บปูŽ๏ป ูŽ๏บขูŽ ๏ปฃู๏ปฆู’ ๏บ€ูŽ๏บ๏บ‘ูŽ๏บ‚๏บ‹ู๏ปฌู๏ปขู’ ๏ปญูŽ๏บƒูŽ๏บฏู’๏ปญูŽ๏บ๏บŸู๏ปฌู๏ปขู’ ๏ปญูŽ๏บซู๏บญูู‘๏ปณูŽู‘๏บŽ๏บ—ู๏ปฌู๏ปขู’

โ€œYaitu surga โ€˜Adn yang mereka itu masuk ke dalamnya BERSAMA-SAMA dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, ISTRI-ISTRI nya dan anak cucunya โ€œ. (Ar-Raโ€™du : 23)

Apabila ada wanita:

[1] Yang belum menikah di dunia atau

[2] pasangannya bukan penduduk surga atau

[3] Telah bercerai dan tidak menikah lagi sampai wanita itu meninggal

Maka Allah akan menikahkan mereka denganย penduduk surgaย yang juga tidak punya pasangan di dunia.

Syaikh Muhammad bin Shalih menjelaskan,

๏ป“๏บŽ๏ปŸ๏ปค๏บฎ๏บƒ๏บ“ ๏บ‡๏บซ๏บ ๏ป›๏บŽ๏ปง๏บ– ๏ปฃ๏ปฆ ๏บƒ๏ปซ๏ปž ๏บ๏ปŸ๏บ ๏ปจ๏บ” ๏ปญ๏ปŸ๏ปข ๏บ—๏บ˜๏บฐ๏ปญ๏บ ๏บƒ๏ปญ ๏ป›๏บŽ๏ปฅ ๏บฏ๏ปญ๏บŸ๏ปฌ๏บŽ ๏ปŸ๏ปด๏บฒ ๏ปฃ๏ปฆ ๏บƒ๏ปซ๏ปž ๏บ๏ปŸ๏บ ๏ปจ๏บ” ๏ป“๏บˆ๏ปง๏ปฌ๏บŽ ๏บ‡๏บซ๏บ ๏บฉ๏บง๏ป ๏บ– ๏บ๏ปŸ๏บ ๏ปจ๏บ” ๏ป“๏ปฌ๏ปจ๏บŽ๏ป™ ๏ปฃ๏ปฆ ๏บƒ๏ปซ๏ปž ๏บ๏ปŸ๏บ ๏ปจ๏บ” ๏ปฃ๏ปฆ ๏ปŸ๏ปข ๏ปณ๏บ˜๏บฐ๏ปญ๏บŸ๏ปฎ๏บ ๏ปฃู๏ปฆ ๏บ๏ปŸ๏บฎ๏บŸ๏บŽ๏ป ๏ปญ๏ปซู๏ปข โ€“ ๏บƒ๏ป‹๏ปจ๏ปฒ ๏ปฃ๏ปฆ ๏ปŸ๏ปข ๏ปณ๏บ˜๏บฐ๏ปญ๏บŸ๏ปฎ๏บ ๏ปฃ๏ปฆ ๏บ๏ปŸ๏บฎ๏บŸ๏บŽ๏ป

โ€œSeorang wanita penduduk surga yang belum menikah (di dunia) atau suaminya bukan penduduk surga. Apabila wanita tersebut masuk surga, maka di surga juga ada penduduk surga dari laki-laki yang belum menikah di dunia (mereka akan dinikahkan sesuai dengan kesenangan hati mereka).โ€ [Fatawa Syaikh Al-โ€˜Ustaimin 2/52]

Wanita yang menikah dengan beberapa suami di dunia (setelah suami sebelumnya meninggal), maka suaminya di surga adalah suami terakhirnya di dunia

Dalilnya adalah perbuatan Ummu Dardaaโ€™ yang menolak lamaran Muโ€™awiyah karena ingin menjadi suami Abu Dardaaโ€™ di surga. Ia berkata,
โ€œAku mendengar Abu Dardaโ€™ (suaminya yang telah meninggal) berkata, Aku mendengar Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda :

ุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ุฃูŽุฉู ู„ูุขุฎูุฑู ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูู‡ูŽุง

โ€œSeorang wanita bagi suaminya yang terakhirโ€.

Dan aku tidak ingin pengganti bagi Abu Dardaaโ€™โ€ [As-Shahihah no 128]

Hudzaifah radhiallahu โ€˜anhu juga pernah berkata kepada istrinya:

ุฅูู†ู’ ุดูุฆู’ุชู ุฃูŽู†ู’ ุชูŽูƒููˆู’ู†ููŠ ุฒูŽูˆู’ุฌูŽุชููŠ ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ููŽู„ุงูŽ ุชูŽุฒูŽูˆูŽู‘ุฌููŠ ุจูŽุนู’ุฏููŠ ููŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ุฃูŽุฉูŽ ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ู„ูุขุฎูุฑู ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูู‡ูŽุง ูููŠ ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง ููŽู„ูุฐูŽู„ููƒูŽ ุญูŽุฑูŽู‘ู…ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌู ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู†ู’ูƒูุญู’ู†ูŽ ุจูŽุนู’ุฏูŽู‡ู ู„ูุฃูŽู†ูŽู‘ู‡ูู†ูŽู‘ ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูŽู‡ู ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู

โ€œJika kau ingin menjadi istriku di surga maka janganlah engkau menikah lagi setelah aku meninggal, karena seorang wanita di surga akan menjadi istri bagi suaminya yang terakhir di dunia. Karenanya Allah mengharamkan istri-istri Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam untuk menikah lagi setelah meninggalnya Nabi, karena mereka adalah istri-istri Nabi di surgaโ€ [As-Shahihah no 1281]

Demikian semoga bermanfaat

@ Lombok, Pulau Seribu Masjid

Penyusun : Raehanul Bahraen

Sumber:ย https://muslim.or.id/45147-tidak-ada-jomblo-atau-bujangan-di-surga.html