[Belajar Tauhid] 97. Iman Kepada Hari Akhir 01

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari Iman Kepada Rasul 06 sbb:

  1. Allâh -‘Azza wa Jalla- telah menyempurnakan agama-Nya, mencukupkan nikmat-Nya, dan meridhai Islam sebagai agama bagi ummat manusia melalui Pemimpin dan Penutup Segenap Nabi dan Rasul, Hamba-Nya Yang Paling Mulia, yaitu Nabi Kita Muhammad Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-.
  2. Allâh -‘Azza wa Jalla- mengutus Nabi Kita Muhammad Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- kepada bangsa jin dan manusia seluruhnya, sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan.
  3. Syari’at yang dibawa oleh Nabi Kita Muhammad Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- menyempurnakan sekaligus menghapus seluruh syari’at nabi-nabi sebelumnya. Karenanya, siapapun yang mendengar kenabian dan kerasulannya, kemudian tidak beriman kepadanya, maka dia termasuk orang-orang kafir yang bakan kekal di neraka.
  4. Kesansian atas keesaan Allâh -‘Azza wa Jalla- dan kerasulan Muhammad Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- merupakan rukun pertama dari rukun Islam, yang Allâh -‘Azza wa Jalla- tidak meneriama agama apapun selain darinya.
  5. Untuk menegakkan hujjah kepada segenap manusia hingga tegaknya hari kiamat, Allâh -‘Azza wa Jalla- menjadikan Al-Qur’an sebagai mu’jizat terbesar bagi Nabi Kita Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, dan Allâh -‘Azza wa Jalla- menjamin akan memeliharanya dari tangan-tangan kotor hingga Al-Qur’an tersebut dianggkat di akhir zaman nantinya.

selanjutnya kita akan mempelajari Iman Kepada Hari Akhir 01, ketuk gambar dibawah untuk memulai pelajaran.

Link alternatif

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Belajar Tauhid] 96. Iman Kepada Rasul 06

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari Iman Kepada Rasul 05 sbb:

  1. Beriman kepada segenap rasul artinya adalah meyakini bahwa Allâh -‘Azza wa Jalla- telah mengutus rasul kepada setiap ummat, mengajak mereka untuk beribadah kepada-Nya semata tanpa menyekutukan-Nya dan kufur dengan semua sesembahan selain-Nya. Dan bahwa mereka telah menunaikan tugas tersebut dengan sempurna.
  2. Kita wajib mengimani segenap nabi dan rasul secara umum, baik yang Kita mengetahuinya maupun tidak. Dan wajib beriman secara khusus kepada para Nabi dan Rasul yang disebutkan Namanya oleh Allâh -‘Azza wa Jalla-. Mengingkari salah seorang diantara mereka sama saja dengan mengingkari mereka seluruhnya yang berarti jika mengingkari Dzat yang mengutus mereka yakni Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  3. Bukan termasuk keimanan kepada para Nabi dan Rasul ketika mengangkat dan mengagungkan mereka melebihi batas kedudukan yang Allâh -‘Azza wa Jalla- berikan kepada mereka, seperti menyifati mereka dengan sifat-sifat ketuhanan dan memberikan kepada mereka sebagian hak-hak peribadahan. Bahkan hal ini merupakan bentuk kekufuran kepada mereka dan Rabb mereka.

selanjutnya kita akan mempelajari Iman Kepada Rasul 06, ketuk gambar dibawah untuk memulai pelajaran.

Link alternatif

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Belajar Tauhid] 95. Iman Kepada Rasul 05

catatan: besok, sabtu pukul 17.00WIB, quis pekanan akan aktif. yuk muraja’ah 5 materi sepekan terakhir ini.👍


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari Iman Kepada Rasul 04 sbb:

Mu’jizat adalah segala sesuatu yang luar biasa yang ada pada diri pada Nabi dan Rasul yang terjadi dengan kehendak Allâh -‘Azza wa Jalla-, yang manusia biasa tidak mungkin mampu melakukannya, yang memaksa akal sehat untuk tunduk dan mengakui kebenaran para Nabi dan Rasul dan apa yang mereka bawa.

selanjutnya kita akan mempelajari Iman Kepada Rasul 05, ketuk gambar dibawah untuk memulai pelajaran.

Link alternatif

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Belajar Tauhid] 94. Iman Kepada Rasul 04

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari Iman Kepada Rasul 02 sbb:

  1. Sesuai dengan kapasitasnya sebagai pembawa syari’at Allâh -‘Azza wa Jalla- untuk diajarkannya kepada ummat manusia, maka para Nabi dan Rasul adalah hamba-hamba pilihan Allâh -‘Azza wa Jalla- dengan sifat-sifat yang teramat mulia, agar mereka menjadi teladan bagi ummat manusia dalam penerapan syari’at Allâh -‘Azza wa Jalla-. 
  2. Sifat-sifat mereka yang mulia banyak sekali, yang terpenting dari itu semua adalah sifat Ash-Shidq (jujur dan benar) dan sifat Ash-Sabr (penyabar).

selanjutnya kita akan mempelajari Iman Kepada Rasul 03, ketuk gambar dibawah untuk memulai pelajaran.

Link alternatif

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Belajar Tauhid] 93. Iman Kepada Rasul 03

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari Iman Kepada Rasul 02 sbb:

  1. Kenabian adalah kedudukan yang tinggi dan pangkat yang istimewa yang diberikan Allâh -‘Azza wa Jalla- kepada siapa yang dikendakinya diantara hamba-Nya. Maka kenabian bukanlah sesuatu yang bisa didapatkan dengan usaha-usaha tertentu, bahkan kenabian murni karunia Allâh -‘Azza wa Jalla- kepada siapa yang Ia kehendaki mendapatkan puncak kemuliaan disisi-Nya.
  2. Allâh -‘Azza wa Jalla- mengancam orang-orang yang melampaui batas karena menuntut kenabian dengan mengatakan : “Kami tidak akan beriman, sebelum Kami diberi seperti apa yang telah diberikan kepada rasul-rasul Allâh.” [QS Al-An’am : 124]

selanjutnya kita akan mempelajari Iman Kepada Rasul 03, ketuk gambar dibawah untuk memulai pelajaran.

Link alternatif

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Belajar Tauhid] 92. Iman Kepada Rasul 02

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari Iman Kepada Rasul 01 sbb:

  1. Nabi adalah laki-laki merdeka yang diberi wahyu oleh Allâh -‘Azza wa Jalla- berupa syari’at nabi/rasul sebelumnya agar ia mengajarkannya kepada penganut syari’at tersebut.
  2. Rasul adalah laki-laki merdeka yang diberi wahyu oleh Allâh -‘Azza wa Jalla- dengan syari’at baru agar ia mengajarkannya kepada umatnya.
  3. Nubuwwah (kenabian) adalah syarat risalah (kerasulan). Maka kenabian lebih umum dari kerasulan. Setiap rasul adalah nabi, tetapi tidak semua nabi menjadi rasul.
  4. Rasul diutus kepada kaum yang tidak mengerti syari’at Allâh -‘Azza wa Jalla-, atau kepada kaum yang telah mengubah syari’at Allâh -‘Azza wa Jalla-, dan dia menjadi hakim bagi ummatnya. Sedangkan nabi diutus untuk mendakwahkan syari’at nabi/rasul sebelumnya.

selanjutnya kita akan mempelajari Iman Kepada Rasul 02, ketuk gambar dibawah untuk memulai pelajaran.

Link alternatif

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Belajar Tauhid] 91. Iman Kepada Rasul 01

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari Iman Kepada Kitab Kitab Allah 06 sbb:

  1. Allah -‘Azza wa Jalla- telah mendatangkan bukti yang cukup dalam Al-Qur’an bahwa Al-Qur’an adalah Kalam-Nya, tidak ada yang mengingkarinya kecuali orang-orang yang rusak akalnya dan orang-orang yang sengaja membantah Allah -‘Azza wa Jalla- untuk memperturutkan hawa nafsunya.
  2. Allah -‘Azza wa Jalla- telah memberikan tanangan kepada siapapun juga yang meragukan kemu’jizatan Al-Qur’an untuk membuat tandingan bagi Al-Qur’an, kemudian tidak ada dan tidak akan pernah ada yang mampu melakukannya.

selanjutnya kita akan mempelajari Iman Kepada Rasul 01, ketuk gambar dibawah untuk memulai pelajaran.

Link alternatif

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Belajar Tauhid] 90. Iman Kepada Kitab Kitab Allah 06

catatan: besok, sabtu pukul 17.00WIB, quis pekanan akan aktif. yuk muraja’ah 5 materi sepekan ini. semangat💪


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari Iman Kepada Kitab Kitab Allah 05 sbb:

  1. Al-Qur’an adalah Kalam Allah -‘Azza wa Jalla- yang diturunkan kepada Penutup Para Nabi, yakni Muhammad -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- untuk seluruh umat manusia hingga akhir zaman.
  2. Allah -‘Azza wa Jalla- menjamin akan senantiasa memelihara Al-Qur’an (QS Al-Hijr : 9) . Maka Al-Qur’an yang ada sekarang sama dengan Al-Qur’an yang dahulu diterima Rasulullah -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- dari Allah -‘Azza wa Jalla- melalui Jibril –‘Alaihissalâm-.

selanjutnya kita akan mempelajari Iman Kepada Kitab Kitab Allah 06, ketuk gambar dibawah untuk memulai pelajaran.

Link alternatif

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Belajar Tauhid] 89. Iman Kepada Kitab Kitab Allah 05

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari Iman Kepada Kitab Kitab Allah 04 sbb:

  1. Al-Qur’an adalah Kalam Allah -‘Azza wa Jalla- yang diwahyukan kepada Rasul-Nya Muhammad -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- melalui perantara Malaikat Jibril –‘Alaihissalâm-, ditulis dalam mushhaf, dihafal di dada, dibaca dengan lisan, didengar dengan telinga, diriwayatkan secara mutawatir, tidak mengandung keraguan, dan membacanya bernilai ibadah.
  2. Al-Qur’an adalah Kalam Allah -‘Azza wa Jalla- dengan lafazh dan maknanya dan bukan makhluq.
  3. Al-Qur’an merupakan adalah ujian bagi Kitab-Kitab sebelumnya (QS Al-Maa-idah : 48).

selanjutnya kita akan mempelajari Iman Kepada Kitab Kitab Allah 05, ketuk gambar dibawah untuk memulai pelajaran.

Link alternatif

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Belajar Tauhid] 88. Iman Kepada Kitab Kitab Allah 04

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari Iman Kepada Kitab Kitab Allah 03 sbb:

Kita hanya membenarkan dari kandungan kitab-kitab tersebut apa-apa yang dibenarkan oleh Al-Qur’an dan Al-Hadits. Dan Kita mendustakan dari kandungan kitab-kitab tersebut apa-apa yang didustakan oleh Al-Qur’an dan Al-Hadits.

selanjutnya kita akan mempelajari Iman Kepada Kitab Kitab Allah 04, ketuk gambar dibawah untuk memulai pelajaran.

Link alternatif

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.