[Kitabut Tauhid] 43. Keutamaan memurnikan tauhid 08

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Binatang-binatang adalah makhluk yang pertama kali akan diadili oleh Allâh -‘Azza wa Jalla- sebelum bangsa jin dan manusia. Binatang-binatang tersebut dibangkitkan oleh Allâh -‘Azza wa Jalla- bukan untuk dihisab amalnya, karena mereka bukan mukallaf (mendapatkan beban syariat, tidak mendapat perintah dan larangan). Namun mereka dikumpulkan untuk diadili dengan dilakukan qishas, yaitu pembalasan untuk kezhaliman yang terjadi antara binatang.

Qishash diantara binatang-binatang disaksiakan oleh seluruh manusia, termasuk orang-orang kafir. Setelah qishash selesai Allâh -‘Azza wa Jalla- berfirman : ‘Kalian semua, jadilah tanah.’ Di saat itulah orang kafir mengatakan : ‘Duhai seandainya saja aku menjadi tanah.

Amalan seorang hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalat. Sedangkan masalah yang pertama kali akan diputuskan di antara manusia adalah masalah darah (yang terjadi di antara mereka di dunia). 

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 08. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 42. Keutamaan memurnikan tauhid 07

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Orang-orang kafir dihisab dengan hisab taqriiri (penetapan), yaitu mereka dihisab sekedar untuk mengingat dan mengakui seluruh dosa-dosanya, dan dengan sebabnya ditentukan di neraka mana mereka akan ditempatkan. Karena orang-orang kafir itu sebagian mereka lebih jelek dibandingkan sebagian yang lainya, begitupun neraka sebagiannya lebih dahsyat dibandingkan sebagian yang yang lainnya.

Semua amalan kebaikan yang dilakukan orang kafir hanya dibalas di dunia saja. Hingga bila datang hari Kiamat, ia akan mendapati lembaran kebaikannya kosong dan mereka tidak mendapatkan apapun kecuali adzab Allâh -‘Azza wa Jalla-.

Pendapat yang shahih adalah bahwa bangsa jin juga dihisab karenamereka  juga mukallaf (dibebani syari’at, mendapat perintah dan larangan) sebagaimana bangsa manusia.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 07. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 41. Keutamaan memurnikan tauhid 06

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Diantara pokok keimana terhadap Hari Akhirat adalah mengimani adanya hisab (perhitungan) amalan anak manusia. Dah bahwa orang-orang beriman kelak akan disibab oleh dengan salah satu dari tiga cara :

  1. Yang paling beruntung adalah orang-orang yang tidak dihisab dan tidak diadzab sebagai balasan atas kesempurnaan keimanan dan ketaqwaan merekan kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  2. Golongan kedua masih bagian dari orang-orang yang beruntung yaitu orang-orang dihisab oleh Allâh -‘Azza wa Jalla- dengan hisab yang mudah.
  3. Golongan ketiga adalah golongan orang-orang yang celaka, yaitu mereka yang dihisab oleh Allâh -‘Azza wa Jalla- dengan hisab yang sulit.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 06. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 40. Keutamaan memurnikan tauhid 05

catatan:

1. besok, sabtu pukul 17.00WIB quis pekanan akan aktif. jangan lupa muraja’ah 5 materi terakhir ini

2. sehubungan dengan lebaran, ini akan menjadi kajian penutup kita. serial belajar tauhid akan libur 2 pekan dan akan dimulai kembali pada tanggal 24 Mei 2021 mendatang.


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Diantara yang bakal masuk surganya Allâh -‘Azza wa Jalla- tanpa hisab dan tanpa adzab dari kalangan Ahlu Tauhid adalah orang-orang yang memurnikan tawakkalnya kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-, dimana mereka tidak meminta diruqyah, tidak melakukan taththayyur, dan tidak berobat dengan cara kay.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 40. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 39. Keutamaan memurnikan tauhid 04

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  • Diantara pokok keimanan adalah merealisasikan Tauhid kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- dan tidak mempersekutukan-Nya dengan apapun juga. Itu artinya juga, orang-orang yang beriman adalah mereka Para Hunafaa’ (orang-orang yang Haniif) yaitu orang-orang yang memurnikan ibadahnya hanya untuk Allâh -‘Azza wa Jalla- semata, dan berlepas diri seutuhnya dari kesyirikan dan pelaku kesyirikan.
  • Seorang yang Haniif, tidak hanya memurnikan ibadahnya hanya untuk Allâh -‘Azza wa Jalla- semata dan tidak mempersekutukannya dengan sesuatu apapun juga. Tetapi juga berlepas diri seutuhnya dari semua bentuk kesyirikan berikut pelakunya. Inilah makna dari perkataan Nabi Ibrahim –‘Alaihissalâm- : ‘Sesungguhnya Kami berlepas diri dari kalian dan dari segala yang kalian sembah selain Allâh.’ _____ QS. Al-Mumtahanah : 4.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 39. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 38. Keutamaan memurnikan tauhid 03

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Salah satu keutamaan Nabi Ibrahim -‘Alaihissalâm- adalah bahwa Allâh -‘Azza wa Jalla- memerintahkan Nabi Kita -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- untuk mengikuti agama Beliau -‘Alaihissalâm-, agama Al-hanifiyyah. 

Lazimnya istilah Al-Hanifiyyah itu dipakai untuk millah (agama) Nabi Ibrahim –‘Alaihissalâm-. Akan tetapi, hakikatnya Al-Hanifiyyah adalah nama lain dari Dien Al-Islam, Agama Allâh -‘Azza wa Jalla-, Agama At-Tauhiid, yaitu agama yang dibangun di atas dasar :  Memurnikan seluruh ibadah hanya untuk Allâh -‘Azza wa Jalla- semata, tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun juga, dan berlepas diri dari seluruh bentuk kesyirikan dan pelaku kesyirikan.

  • Maka, Al-Hanifiyyah adalah agama seluruh Nabi dan Rasul, dari yang pertama hingga yang terakhir. Karena seluruh Nabi dan Rasul itu agamanya satu, yaitu agama At-Tauhid. Adapun penisbahan agama Al-Hanifiyyah ini kepada Nabi Ibrahim –‘Alaihissalâm- adalah untuk memulikan Beliau –‘Alaihissalâm- karena keteladannya yang luar biasa dalam dakwah Tauhiid dan karena Beliau –‘Alaihissalâm- adalah Bapak dari Para Pengemban Dakwah Tauhid setelah dari kalangan Para Rasul –‘Alaihimussalâm-.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 38. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 37. Keutamaan memurnikan tauhid 02

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Nabi Ibrahim -‘Alaihissalâm- adalah Khaliilurrahmân (Kekasih Ar-Rahmân, Allâh -‘Azza wa Jalla- Yang Maha Pengasih) yang memiliki banyak keutamaan dan Beliau -‘Alaihissalâm- adalah Imamnya Hunafâ’ (Para Haniif) alias Muwahhidiin, yaitu orang-orang yang mentauhidkan Allâh -‘Azza wa Jalla-.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 37. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 36. Keutamaan memurnikan tauhid 01

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Allah aza wa jalla memberikan jaminan kepada orang-orang yang merealisasikan tauhid berupa: jaminan masuk surga, jaminan pembebasan dari adzab neraka, dan pengampunan dari dosa-dosa. dan ini adalah makna dari firman-Nya:

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. Al-An’am : 82)

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 36. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 35. Keutamaan tauhid 10

catatan: besok, sabtu pukul 17.00WIB quis pekanan akan aktif. yuk muraja’ah 5 materi terakhir serial belajar tauhidnya👍


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH dalam timbangan amal shalih disisi Allah -‘Azza wa jalla- kadarnya mengalahkan seluruh amal shalih dan lebih berat dibandingkan dengan langit yang tujuh dan bumi berikut apa yang ada diantara keduanya

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 35. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 34. Keutamaan tauhid 09

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  1. Tidak boleh menuduh seseorang itu berdusta dalam kesaksiannya, karena jujur tidaknya dirinya dalam kesaksiannya merupakan urusan hati yang menjadi rahasia antara dirinya dengan Allâh -‘Azza wa Jalla-. Kecuali jika kemudian didapati bukti-bukti yang cukup dan sangat meyakinkan bahwa dia berdusta dalam kesaksian.
  • Mengucapkan Kalimat Tauhid dan merealisasikan konsekuensi-konsekuensinya merupakan salah satu syarat utama untuk terbebas dari adzab neraka.
  • Bentuk keterbebasan atau pengharaman dari adzab neraka ada dua macam : Pertama : Pengharaman masuk neraka secara mutlak; Kedua : Pengharaman kekekalan dalam neraka.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 34. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“