[Kitabut Tauhid] 63. Keutamaan memurnikan tauhid 28

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Niat yang baik, ikhlash semata-mata karena Allâh itu penting, bahwan wajib. Tapi ikhlash saja tidak cukup. Ikhlash baru separuh dari agama. Separuhnya lagi adalah ittiba’ (mengikuti Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-). Dan ittiba’ ini juga perintah Allâh. Siapa yang ikhlash dalam setiap amalnya karena Allâh dan sesuai sunnah Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, maka amalnya diterima, dan siapa yang tidak memenuhi dua hal tersebut atau salah satunya maka amalnya tertolak.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 28. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 62. Keutamaan memurnikan tauhid 27

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Beramal tanpa ilmu, yakni tanpa mengetahui dasar perintah dan tuntunannya dari Allâh -‘Azza wa Jalla- dan Rasul-Nya -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- tidak hanya sia-sia bahkan merupakan sesuatu yang tercela. Karenanya Kaum Muslimin harus mendahulukan ilmu sebelum beramal, sebaliknya juga konsisten mengamalkan ilmunya. Dan menuntut ilmu itu merupakan ibadah yang paling afdhal setelah menunaikan kewajiban-kewajiban.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 27. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 61. Keutamaan memurnikan tauhid 26

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Setiap amalan haruslah didasari dengan ilmu, yaitu dengan perintah dan tuntunan dari Allâh -‘Azza wa Jalla- dan Rasul-Nya -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-. Amalan yang tidak didasari ilmu, bukan hanya sia-sia tetapi juga bisa menjerumuskan pelakunya ke dalam adzab Allâh -‘Azza wa Jalla-.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 26. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 60. Keutamaan memurnikan tauhid 25

catatan: besok, Sabtu pukul 17.00WIB, quis pekan 12 akan aktif. yuk muraja’ah 5 materi terakhir serial belajar tauhid ini🙏


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Dosa dan maksiat melemahkan pelakunya untuk beribadah kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-, termasuk menjadikannya sulit untuk menegakkan shalat malam.

Diantara adab yang seharusnya dijaga oleh Penuntut Ilmu adalah menegakkan shalat malam, khususnya shalat witir.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 25. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 59. Keutamaan memurnikan tauhid 24

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Allâh -‘Azza wa Jalla-  memuji para hamba-Nya yang shalih yang bertaqwa yang menjaga shalat malam dalam banyak ayat di dalam Al-Qur’an.

Para Salaf adalah orang-orang yang paling memahami keutamaan Qiyamul Lail dan mereka juga telah memberikan teladan terbaik dalam memuliakan ibadah yang agung tersebut.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 24. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 58. Keutamaan memurnikan tauhid 23

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Qiyamul lail secara umum dan shalat malam memiliki banyak keutamaan, baik berupa mashlahat agama maupun dunia, diantaranya.

  1. Sebaik-baik shalat setelah shalat fardhu.
  2. Kemuliaan bagi seorang Mukmin.
  3. Kebiasaan orang yang shalih dari zaman ke zaman.
  4. Mendekatkan hamba kepada Rabb-nya.
  5. Menghapus dosa.
  6. Mencegah kemaksiatan.
  7. Wasiat pertama Rasûlullâh kepada penduduk Madinah.
  8. Sebab yang memasukkan kedalam surganya Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  9. Sebab diangkatnya derajat.
  1. Sebab kesucian jiwa.
  2. Sebab mendapatkan rahmat Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  3. Shalat di malam hari lebih afdhal dibanding shalat di siang hari.
  4. Doa pada malam hari lebih didengar oleh Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  5. Melindungi hamba dari adzab Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  6. Dll.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 23. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 57. Keutamaan memurnikan tauhid 22

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Mengerjakan shalat malam merupakan kebiasaan Para Salaf sebagaimana juga menjadi kebiasaan orang-orang shalih dari zaman ke zaman.

Awalnya Allâh -‘Azza wa Jalla- mewajibkan shalat malam kepada Kaum Muslimin. Setahun kemudian ketika Kaum Muslimin merasa berat dengan kewajiban tersebut, Allâh -‘Azza wa Jalla- menggugurkan kewajiban tersebut dan hukumnya menjadi sunnah muakkadah.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 22. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 56. Keutamaan memurnikan tauhid 21

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- telah memberikan teladan terbaik dalam ketawadhu’an. Para Salaf dan Para Ulama juga telah memberikan bimbingan terbaik kepada ummat agar mereka berhias diri dengan ketawadhu’an. Dan sudah sepantasnya Para Penuntut Ilmu bisa menjadi contoh yang baik bagi ummat dalam merealisasikan akhlaq yang mulia ini.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 21. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 55. Keutamaan memurnikan tauhid 20

catatan: besok, Sabtu pukul 17.00WIB, quis pekanan akan aktif. yuk muraja’ah 5 materi terakhir serial belajar tauhidnya💪


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Tawâdhu’ merupakan lawan dari kesombongan. Yaitu seseorang tidak melihat dirinya lebih mulia dibandingkan saudara-saudaranya sesama orang-orang beriman.

Tawâdhu’ memiliki banyak keutamaan, diantaranya :

  1. Merealisasikan perintah Allâh -‘Azza wa Jalla- agar hamba-hamba-Nya memiliki sifat Tawâdhu’.
  2. Sebab kemuliaan dan ditinggikannya derajat disisi Allâh -‘Azza wa Jalla- dan hamba-hamba-Nya.
  3. Sifat Para Nabi dan Rasul, juga sebab sifat adil dan dicintai di tengah-tengah manusia.
  4. Sifat calon penghuni surga dari kalangan hamba-hamba Allâh -‘Azza wa Jalla- yang bertaqwa.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 20. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“

[Kitabut Tauhid] 54. Keutamaan memurnikan tauhid 19

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Para Salaf adalah orang-orang yang memiliki sifat tawadhu’ (rendah hati). Mereka jauh dari sifat riya (pamer dan bangga dengan amal shalihnya). Mereka tidak suka dipuji dengan sebab kebaikan-kebaikan yang pada diri-diri mereka. Dan khawatir kalau orang-orang menilai mereka lebih baik dari keadaan yang sebenarnya.

Hakikatnya pujian adalah ujian, maka berhati-hatilah terhadapnya. Berlindunglah kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- dari akibat buruk pujian manusia. Hendaknya seseorang ketika melakukan kebaikan niatnya adalah untuk mendapatkan ridha Allâh -‘Azza wa Jalla- semata, bukan karena mengaharap sanjungan manusia. Kemudian juga janganlah seseorang itu memuji orang lain kecuali dalam batasan-batasan yang diizinkan Syariat.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 19. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“