[Kitabut Tauhid] 65. Keutamaan memurnikan tauhid 30

catatan: besok, sabtu pukul 17.00WIB quis pekanan akan aktif, yuk muraja’ah 5 materi terakhir serial belajar tauhidnya🙏


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Ilmu adalah wasilah (sarana) dan bukan ghayah (tujuan). Ilmu adalah wasilah untuk mengenal Allâh -‘Azza wa Jalla- dan agama-Nya, perintah dan larangan-Nya, janji dan ancaman-Nya; juga untuk memperbesar rasa takut terhadap adzab-Nya dan harapan terhadap keluasan rahmat-Nya.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 30. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 64. Keutamaan memurnikan tauhid 29

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Sesungguhnya Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam– adalah orang yang paling takut dan paling bertakwa kepada Allâh -‘Azza wa Jalla–  dibandingkan siapapun. Dan Beliau adalah orang yang paling sempurnah ‘ubudiyyahnya (peribadahannya) kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-. Maka, siapa yang beribadah dengan sesuatu yang tidak dikerjakan oleh Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-seolah dia mengklaim bahwa dia lebih berilmu dan, lebih takut, dan lebih bertaqwa kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- dibanding Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-dan lebih tahu daripada Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- tentang cara terbaik untuk beribadah kepada Allâh -‘Azza wa Jalla.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 29. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 63. Keutamaan memurnikan tauhid 28

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Niat yang baik, ikhlash semata-mata karena Allâh itu penting, bahwan wajib. Tapi ikhlash saja tidak cukup. Ikhlash baru separuh dari agama. Separuhnya lagi adalah ittiba’ (mengikuti Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-). Dan ittiba’ ini juga perintah Allâh. Siapa yang ikhlash dalam setiap amalnya karena Allâh dan sesuai sunnah Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, maka amalnya diterima, dan siapa yang tidak memenuhi dua hal tersebut atau salah satunya maka amalnya tertolak.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 28. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 62. Keutamaan memurnikan tauhid 27

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Beramal tanpa ilmu, yakni tanpa mengetahui dasar perintah dan tuntunannya dari Allâh -‘Azza wa Jalla- dan Rasul-Nya -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- tidak hanya sia-sia bahkan merupakan sesuatu yang tercela. Karenanya Kaum Muslimin harus mendahulukan ilmu sebelum beramal, sebaliknya juga konsisten mengamalkan ilmunya. Dan menuntut ilmu itu merupakan ibadah yang paling afdhal setelah menunaikan kewajiban-kewajiban.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 27. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 61. Keutamaan memurnikan tauhid 26

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Setiap amalan haruslah didasari dengan ilmu, yaitu dengan perintah dan tuntunan dari Allâh -‘Azza wa Jalla- dan Rasul-Nya -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-. Amalan yang tidak didasari ilmu, bukan hanya sia-sia tetapi juga bisa menjerumuskan pelakunya ke dalam adzab Allâh -‘Azza wa Jalla-.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 26. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 60. Keutamaan memurnikan tauhid 25

catatan: besok, Sabtu pukul 17.00WIB, quis pekan 12 akan aktif. yuk muraja’ah 5 materi terakhir serial belajar tauhid ini🙏


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Dosa dan maksiat melemahkan pelakunya untuk beribadah kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-, termasuk menjadikannya sulit untuk menegakkan shalat malam.

Diantara adab yang seharusnya dijaga oleh Penuntut Ilmu adalah menegakkan shalat malam, khususnya shalat witir.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 25. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 59. Keutamaan memurnikan tauhid 24

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Allâh -‘Azza wa Jalla-  memuji para hamba-Nya yang shalih yang bertaqwa yang menjaga shalat malam dalam banyak ayat di dalam Al-Qur’an.

Para Salaf adalah orang-orang yang paling memahami keutamaan Qiyamul Lail dan mereka juga telah memberikan teladan terbaik dalam memuliakan ibadah yang agung tersebut.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 24. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 58. Keutamaan memurnikan tauhid 23

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Qiyamul lail secara umum dan shalat malam memiliki banyak keutamaan, baik berupa mashlahat agama maupun dunia, diantaranya.

  1. Sebaik-baik shalat setelah shalat fardhu.
  2. Kemuliaan bagi seorang Mukmin.
  3. Kebiasaan orang yang shalih dari zaman ke zaman.
  4. Mendekatkan hamba kepada Rabb-nya.
  5. Menghapus dosa.
  6. Mencegah kemaksiatan.
  7. Wasiat pertama Rasûlullâh kepada penduduk Madinah.
  8. Sebab yang memasukkan kedalam surganya Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  9. Sebab diangkatnya derajat.
  1. Sebab kesucian jiwa.
  2. Sebab mendapatkan rahmat Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  3. Shalat di malam hari lebih afdhal dibanding shalat di siang hari.
  4. Doa pada malam hari lebih didengar oleh Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  5. Melindungi hamba dari adzab Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  6. Dll.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 23. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 57. Keutamaan memurnikan tauhid 22

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Mengerjakan shalat malam merupakan kebiasaan Para Salaf sebagaimana juga menjadi kebiasaan orang-orang shalih dari zaman ke zaman.

Awalnya Allâh -‘Azza wa Jalla- mewajibkan shalat malam kepada Kaum Muslimin. Setahun kemudian ketika Kaum Muslimin merasa berat dengan kewajiban tersebut, Allâh -‘Azza wa Jalla- menggugurkan kewajiban tersebut dan hukumnya menjadi sunnah muakkadah.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 22. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 56. Keutamaan memurnikan tauhid 21

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- telah memberikan teladan terbaik dalam ketawadhu’an. Para Salaf dan Para Ulama juga telah memberikan bimbingan terbaik kepada ummat agar mereka berhias diri dengan ketawadhu’an. Dan sudah sepantasnya Para Penuntut Ilmu bisa menjadi contoh yang baik bagi ummat dalam merealisasikan akhlaq yang mulia ini.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 21. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.