[Kitabut Tauhid 2] 46. Dakwah kepada kalimat tauhid 32

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Pendapat ketiga dari pendapat Para Ulama tentang hukuman bagi orang yang meninggalakan shalat adalah dihukum dengan hukuman ta’zir, misalnya : dipukul, dicambuk, dipenjara, dan lainnya sesuai dengan kebijakan dan vonis dari qâdi (hakim).

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 32. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 45. Dakwah kepada kalimat tauhid 31

catatan: insyaallah besok, hari Sabtu pukul 17.00WIB, quis pekan 9 akan aktif. yuk muraja’ah 5 materi terakhir serial belajar tauhidnya💪


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Meninggalkan shalat merupakan sebesar-besar dosa setelah dosa kesyirikan. Karenanya Para Ulama berpendapat bahwa orang yang meninggalkan shalat pantas untuk diberi hukuman yang sangat berat. Bahkan diantara mereka ada yang berpendapat hukumannya adalah dibunuh.

Terkait dengan hukuman bagi orang yang meninggalkan shalat, Kita dapati ada 3 (tiga) pendapat di kalangan Ulama : [1] dihukum mati sebagai orang kafir, [2] dihukum mati sebagai orang fasiq, [3] dihukum dengan hukuman ta’zir.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 30. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 44. Dakwah kepada kalimat tauhid 30

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Dari apa yang telah diuraian pada pelajaran-pelajaran yang telah lalu, tampaknya -Allâhu A’lam- yang rajih (kuat) adalah pendapat Jumhur (mayoritas) Ulama, yaitu tidak  kafirnya orang yang meninggalkan shalat selama tidak mengingkari kewajibannya.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 30. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 43. Dakwah kepada kalimat tauhid 29

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Para Salaf, baik dari kalangan Shahabat  Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- maupun dari genersi tabi’iin dan tabi’ tabi’iin berbeda pendapat tentang hukum orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja tanpa udzur dan tidak ada ijma’ diantara mereka, Allâhu A’lam.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 29. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 42. Dakwah kepada kalimat tauhid 28

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Para Ulama yang berpendapat dengan pendapat kedua (tidak kafirnya orang yang meninggalkan shalat dengan syarat tidak mengingkari kewajibannya) berdalil dengan sejumlah hadits  Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, dengan kandungan makna :

  • Tauhid tanpa amal shalih yang lainnya akan menyelamatkan seseorang dari kekalan dalam siksa neraka.
  • Allâh -‘Azza wa Jalla- tidak akan menyamakan orang yang memiliki sahm (bagian) dalam Islam dengan orang yang tidak memilki sahm sama sekali.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 28. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 41. Dakwah kepada kalimat tauhid 27

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Para Ulama yang berpendapat dengan pendapat kedua (tidak kafirnya orang yang meninggalkan shalat dengan syarat tidak mengingkari kewajibannya) berdalil dengan sejumlah hadits  Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, dengan kandungan makna :

  1. Orang yang meninggalkan shalat berada dibawah kehendak Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  2. Mengucapkan kalimat Tauhid menyebabkan seseorang bakan masuk surga dan tidak akan kekal di dalam neraka.
  3. Mengucapkan kalimat Tauhid menyebabkan darah dan harta seseorang terpelihara dengan jaminan Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 27. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 40. Dakwah kepada kalimat tauhid 26

catatan: besok, Sabtu pukul 17.00WIB quis pekan 8 akan aktif. yuk muraja’ah 5 materi terakhir serial belajar tauhidnya💪


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Para Ulama yang berpendapat dengan pendapat kedua (tidak kafirnya orang yang meninggalkan shalat dengan syarat tidak mengingkari kewajibannya) juga berdalil dengan hadits Jâbir Ibnu ‘Abdillâh -Radhiyallâhu ‘Anhu- (HR. Muslim : 117) dan hadits Buraidah Ibnu ‘Abdillâh (HR. Ibnu Mâjah : 1069) dimana Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- mengatakan bahwa pembeda dan batas pemisah antara seseorang dengan kesyirikan dan kekufuran adalah meninggalkan shalat, dan bahwa barangsiapa yang meninggalkan shalat maka ia telah kafir.

Juga berdalil dengan perkataan ‘Umar Ibnul Khaththab -Radhiyallâhu ‘Anhu- dan yang lainnya. Hanya saja, mereka memiliki wajhu istidlaal (sisi pendaalilan) yang berbeda denga Para Ulama yang berpendapat dengan pendapat pertama (kafirnya orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja meski tanpa megingkari kewajibannya.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 26. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 39. Dakwah kepada kalimat tauhid 25

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Para Ulama yang berpendapat kafirnya orang yang meninggalkan shalat meski tanpa mengingkari kewajibannya, mereka berhujjah dengan ayat-ayat Al-Qur’an, hadits-hadits Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, dan perkataan sebagian Salaf (termasuk klaim adanya ijma’ dalam hal ini).

  • Hanya saja, sebagaimana telah disebutkan diawal pembahasan, bahwa khilaf (perbedaan pendapat) di kalangan Para Ulama dalam masalah ini (kafir atau tidaknya orang yang meninggalkan shalat tanpa mengingkari kewajibannya) adalah khilaf yang masyhur dari zaman ke zaman, mulai dari zamannya Para Sahabat Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- hingga zaman Kita sekarang ini.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 25. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 38. Dakwah kepada kalimat tauhid 24

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Para Ulama yang berpendapat kafirnya orang yang meninggalkan shalat meski tanpa mengingkari kewajibannya, selain berhujjah dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- mereka juga berhujjah dengan perkataan sebagian Salaf, dan adanya klaim ijma’ dalam hal ini diantaranya dari :

  • ‘Abdullâh Ibnu Syaqiiq,
  • Ayyub Ibnu Abi Tamimah As-Sikhtiyaniy,
  • Abu Rajâ’ Qutaibah Ibnu Sa’iid,
  • Ishâq Ibnu Rahawaih,
  • ‘Abdullâh Ibnul Mubârak, dan
  • Ismâ’iil Ibnu Sa’iid.

Rahimahumullâh (semoga Allâh -‘Azza wa Jalla- merahmati mereka semuanya). Kemudian pendapat ini diantaranya disandarkan kepada ‘Umar Ibnul Khaththab, ‘Abdullâh Ibnu Mas’ud, Muâdz Ibnu Jabal, ‘Abdurrahmân Ibnu ‘Auf, dan Abu Hurairah -Radhiyallâhu ‘Anhum-.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 24. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 37. Dakwah kepada kalimat tauhid 23

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Para Ulama yang berpendapat kafirnya orang yang meninggalkan shalat meskipun tidak mengingkari kewajibannya, mereka juga berdalil dengan sejumlah hadits Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-. Diantaranya adalah hadits yang konteksnya :

  • Shalat adalah ciri dan syarat ke-Islam-an, sekaligus sebab jaminan (darah, harta, dan kehormatan) dari Allâh -‘Azza wa Jalla- dan Rasul-Nya.
  • Bagian seseorang dalam Islam sesuai kadar shalatnya, artinya orang yang tidak shalat tidak memiliki bagian sama-sekali dalam Islam, juga dinafikannya ke-Islam-an bagi orang yang meninggalkan shalat.
  • Shalat adalah tiang dari Diinul Islam, itu artinya tidak ada Islam tanpa shalat.
  • Dengan sebab meninggalkan shalat, para pemimpin boleh diperangi, karena perbuatannya meninggalkan shalat dihukumi sebagai kekufuran yang nyata.
  • Shalat merupakan ajaran Islam yang terakhir kali hilang, artinya jika tidak lagi mengerjakan shalat, berarti tidak tersisa ke-Islam-an pada diri seseorang.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 23. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.