Penulis: Abu Uwais
Tidak Makan Sebelum Shalat Idul Adha Hanya Berlaku Bagi Sohibul Qurban
Tidak Makan Sebelum Shalat Idul Adha Hanya Berlaku Bagi Sohibul Qurban
Apakah tidak makan sebelum berangkat shalat idul adha itu berlaku bagi semua orang? Ataukah hanya berlaku utk sohibul qurban saja?
Jawab:
Bismillah was shalatu was salamu โala Rasulillah, wa baโdu,
Anjuran tidak makan sebelum berangkat shalat idul adha, disebutkan dalam hadis dari Buraidah bin Hushaib radhiyallahu โanhu, beliau mengatakan,
ููุงูู ุงููููุจูููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ูุงู ููุฎูุฑูุฌู ููููู ู ุงููููุทูุฑู ุญูุชููู ููุทูุนูู ู ูููุงู ููุทูุนูู ู ููููู ู ุงูุฃูุถูุญูู ุญูุชููู ููุตูููููู
Pada hari idul fitri, Nabi shallallahu โalaihi wa sallam tidak keluar menuju lapangan, hingga beliau sarapan dulu. Dan pada hari idul adha, beliau tidak makan, hingga beliau shalat. (HR. Tirmidzi 545 dan dishahihkan al-Albani).
Beliau menunda makan, agar bisa sarapan dengan daging qurbannya. Sebagaimana disebutkan dalam riwayat lain,
ููููุงูู ูุงู ููุฃููููู ููููู ู ุงููููุญูุฑู ุดูููุฆูุง ุญูุชููู ููุฑูุฌูุนู ููููุฃููููู ู ููู ุฃูุถูุญูููุชููู
Nabi shallallahu โalaihi wa sallam tidak makan ketika idul adha, hingga beliau pulang, lalu makan hasil qurbannya. (HR. Daruquthni 1734).
Terkait alasan ini, banyak ulama menyebutkan bahwa anjuran tidak makan sebelum berangkat shalat id, hanya berlaku bagi sohibul qurban, agar dia bisa makan daging qurbannya.
Berikut keterangan mereka,
[1] Keterangan az-Zailaโi โ ulama hanafiyah dari Mesir โ (w. 762 H)
ูุฐุง ูู ุญู ู ู ูุถุญู ููุฃูู ู ู ุฃุถุญูุชูุ ุฃู ุง ูู ุญู ุบูุฑู ููุง
Aturan ini berlaku bagi orang yang hendak berqurban, agar dia bisa makan daging qurbannya. Sementara untuk yang lain, tidak berlaku aturan ini. (Tabyin al-Haqaiq, 1/226).
[2] Keterangan al-Buhuti โ ulama Hambali dari Mesir โ (w. 1050 H)
ููุงู ูุง ูุฃูู ููู ุงููุญุฑ ุญุชู ูุฑุฌุนุ ููุฃูู ู ู ุฃุถุญูุชูุ ูุฅุฐุง ูู ููู ูู ุฐุจุญ ูู ูุจุงู ุฃู ูุฃูู
Nabi shallallahu โalaihi wa sallam tidak makan pada hari idul adha hingga beliau pulang, lalu makan daging qurbannya. Ketika tidak memiliki hewan qurban, tidak masalah makan sebelum shalat. (Kasyaf al-Qinaโ, 2/51).
[3] Keterangan al-Mubarokfuri โ (w. 1353 H)
ููุฏ ุฎุตุต ุฃุญู ุฏ ุจู ุญูุจู ุงุณุชุญุจุงุจ ุชุฃุฎูุฑ ุงูุฃูู ูู ุนูุฏ ุงูุฃุถุญู ุจู ู ูู ุฐุจุญ
Imam Ahmad menegaskan bahwa anjuran menunda makan ketika idul adha, hanya khusus untuk mereka yang memiliki hewan qurban. (Tuhfatul Ahwadzi, 3/81).
Berdasarkan keterangan di atas, bisa kita buat kesimpulan,
[1] Dianjurkan untuk tidak makan sebelum berangkat shalat idul adha.
[2] Anjuran ini hanya berlaku bagi sohibul qurban, dan bukan semua kaum muslimin
[3] Latar belakang anjuran tidak makan sebelum shalat bagi sohibul qurban adalah agar dia bisa sarapan dengan daging qurbannya. Karena itu, bagi sohibul qurban yang menyerahkan hewan qurbannya di dekat tempat tinggalnya, maka dianjurkan seusai shalat idul adha agar tidak makan apapun, menunggu hewan qurbannya disembelih.
Demikian
Allahu aโlam
Ditulis oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)
Daging Qurban Untuk Orang Kafir? Memang Boleh? #video ~7
Anjuran Tidak Makan Sebelum Shalat Idul Adha
Ada satu anjuran sebelum penunaian shalat Idul Adha yaitu tidak makan sebelumnya. Karena di hari tersebut kita kaum muslimin yang mampu disunnahkan untuk berqurban. Oleh karenanya, anjuran tersebut diterapkan agar kita nantinya bisa menyantap hasil qurban.
Dari โAbdullah bin Buraidah, dari ayahnya, ia berkata,
ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ูุงู ููุบูุฏูู ููููู ู ุงููููุทูุฑู ุญูุชููู ููุฃููููู ูููุงู ููุฃููููู ููููู ู ุงูุฃูุถูุญูู ุญูุชููู ููุฑูุฌูุนู ููููุฃููููู ู ููู ุฃูุถูุญููููุชููู
โRasulullah shallallahu โalaihi wa sallam biasa berangkat shalat โied pada hari Idul Fithri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari shalat โied baru beliau menyantap hasil qurbannya.โ (HR. Ahmad 5: 352.Syaikh Syuโaib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Ibnu Qudamah rahimahullah berkata,
ูุงู ุฃุญู ุฏ: ูุงูุฃุถุญู ูุง ูุฃูู ููู ุญุชู ูุฑุฌุน ุฅุฐุง ูุงู ูู ุฐุจุญุ ูุฃู ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุฃูู ู ู ุฐุจูุญุชูุ ูุฅุฐุง ูู ููู ูู ุฐุจุญ ูู ูุจุงู ุฃู ูุฃูู. ุงูู.
โImam Ahmad berkata: โSaat Idul Adha dianjurkan tidak makan hingga kembali dan memakan hasil sembelihan qurban. Karena Nabi shallallahu โalaihi wa sallam makan dari hasil sembelihan qurbannya. Jika seseorang tidak memiliki qurban (tidak berqurban), maka tidak masalah jika ia makan terlebih dahulu sebelum shalat โied.โ (Al Mughni, 2: 228)
Ibnu Hazm rahimahullah berkata,
ูุฅู ุฃูู ููู ุงูุฃุถุญู ูุจู ุบุฏูู ุฅูู ุงูู ุตูู ููุง ุจุฃุณุ ูุฅู ูู ูุฃูู ุญุชู ูุฃูู ู ู ุฃุถุญูุชู ูุญุณูุ ููุง ูุญู ุตูุงู ูู ุง ุฃุตูุง
โJika seseorang makan pada hari Idul Adha sebelum berangkat shalat โied di tanah lapang (musholla), maka tidak mengapa. Jika ia tidak makan sampai ia makan dari hasil sembelihan qurbannya, maka itu lebih baik. Tidak boleh berpuasa pada hari โied (Idul Fithri dan Idul Adha) sama sekali.โ (Al Muhalla, 5: 89)
Namun sekali lagi, puasa pada hari โied -termasuk Idul Adha- adalah haram berdasarkan ijmaโ (kesepakatan) para ulama kaum muslimin. Sedangkan yang dimaksud dalam penjelasan di atas adalah tidak makan untuk sementara waktu dan bukan niatan untuk berpuasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Dan kita lihat dari penjelasan Imam Ahmad yang dinukil dari Ibnu Qudamah di atas bahwa sunnah tidak makan sebelum shalat Idul Adha hanya berlaku untuk orang yang memiliki hewan qurban sehingga ia bisa makan dari hasil sembelihannya nanti. Sedangkan jika tidak memiliki hewan qurban, maka tidak berlaku. Wallahu aโlam.
Hikmahnya
Hikmah dianjurkan makan sebelum berangkat shalat Idul Fithri adalah agar tidak disangka bahwa hari tersebut masih hari berpuasa. Sedangkan untuk shalat Idul Adha dianjurkan untuk tidak makan terlebih dahulu adalah agar daging qurban bisa segera disembelih dan dinikmati setelah shalat โied. (Lihat Shahih Fiqh Sunnah, 1: 602)
Ibnu Qudamah rahimahullah berkata,
ููููุฃูููู ููููู ู ุงููููุทูุฑู ููููู ู ุญูุฑูู ู ููููู ุงูุตููููุงู ู ุนููููุจู ููุฌููุจููู ุ ููุงุณูุชูุญูุจูู ุชูุนูุฌูููู ุงููููุทูุฑู ููุฅูุธูููุงุฑู ุงููู ูุจูุงุฏูุฑูุฉู ุฅููู ุทูุงุนูุฉู ุงูููููู ุชูุนูุงููู ุ ููุงู ูุชูุซูุงูู ุฃูู ูุฑููู ููู ุงููููุทูุฑู ุนูููู ุฎูููุงูู ุงููุนูุงุฏูุฉู ุ ููุงููุฃูุถูุญูู ุจูุฎูููุงูููู .ููููุฃูููู ููู ุงููุฃูุถูุญูู ุดูุฑูุนู ุงููุฃูุถูุญููููุฉู ููุงููุฃููููู ู ูููููุง ุ ููุงุณูุชูุญูุจูู ุฃููู ููููููู ููุทูุฑููู ุนูููู ุดูููุกู ู ูููููุง .
โIdul Fithri adalah hari diharamkannya berpuasa setelah sebulan penuh diwajibkan. Sehingga dianjurkan untuk bersegera berbuka agar semangat melakukan ketaatan kepada Allah Taโala dan perintah makan pada Idul Fithri (sebelum shalat โied) adalah untuk membedakan kebiasaannya berpuasa. Sedangkan untuk hari raya Idul Adha berbeda. Karena pada hari Idul Adha disyariโatkan memakan dari hasil qurban. Jadinya, kita dianjurkan tidak makan sebelum shalat โied dan nantinya menyantap hasil sembelihan tersebut.โ (Al Mughni, 2: 228)
Wallahu waliyyut taufiq.
sumber : https://rumaysho.com/2891-anjuran-tidak-makan-sebelum-shalat-idul-adha.html
Inilah Hikmah Tidak Makan Sebelum Shalat Idul Adha, Sunnah Makan Sebelum Shalat Idul Fitri
Apa hikmah tidak makan sebelum shalat Idul Adha, begitu pula shalat Idul Fitri? Yuk, baca berbagai macam penjelasan dari ulama Syafiiyah berikut ini.
Dari โAbdullah bin Buraidah, dari ayahnya, ia berkata,
ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ูุงู ููุบูุฏูู ููููู ู ุงููููุทูุฑู ุญูุชููู ููุฃููููู ูููุงู ููุฃููููู ููููู ู ุงูุฃูุถูุญูู ุญูุชููู ููุฑูุฌูุนู ููููุฃููููู ู ููู ุฃูุถูุญููููุชููู
โRasulullahย shallallahu โalaihi wa sallamย biasa berangkat shalat Id pada hari Idulfitri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Iduladha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari shalat Id, lalu beliau menyantap hasil qurbannya.โ (HR. Ahmad, 5:352. Syaikh Syuโaib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadits iniย hasan).
Imam Nawawi rahimahullah dalam Minhaaj Ath-Thalibin (1:300) berkata,
ููููุฃููููู ููู ุนูููุฏู ุงูููุทูุฑู ููุจููู ุงูุตูููุงูุฉู ููููู ูุณููู ููู ุงูุฃูุถูุญูู
โ(Disunnahkan) makan ketika shalat Idulfitri sebelum berangkat shalat. Sedangkan, (disunnahkan) untuk tidak makan sebelum shalat Idul Adha.โ
Imam Nawawi rahimahullah berkata, โPada Idulfitri, sedekah (yaitu zakat fitrah kepada orang miskin) disyariatkan sebelum shalat Id, sehingga makan sebelum shalat dianjurkan agar bisa berbarengan dengan orang miskin dalam hal ini. Sedangkan, sedekah pada shalat Iduladha adalah bakda shalat Id. Sedekah pada Iduladha berupa sembelihan qurban, sehingga bisa berbarengan dengan orang miskin dalam menikmatinya.โ (Al-Majmuuโ, 5:8). Perkataan Imam Nawawi ini ditemukan pula redaksi yang sama dalam penjelasan Imam Al-โAmrani dalam Al-Bayaan, 2:268.
Imam Al-โAmrani dalam Al-Bayaan (2:628) menjelaskan pula, โMakan sebelum shalat Idulfitri adalah mustahab (disunnahkan). Imam Syafii rahimahullah berkata, โJika tidak bisa makan di rumah, bisa pula makan di perjalanan atau saat di tempat shalat jika memungkinkan. Adapun shalat Iduladha, makan barulah disunnahkan setelah shalat Id.’โ Lalu disebutkanlah hadits dari Buraidah di atas.
Kenapa antara shalat Idulfitri dan Iduladha dibedakan mengenai makan sebelum shalat Id? Imam Al-โAmrani mengatakan bahwa perbedaan antara keduanya adalah:
- Sebelum shalat Idulfitri, maka diharamkan. Sehingga makan sebelum shalat disunnahkan agar membedakan dengan keadaan sebelum shalat Idulfitri yaitu berpuasa.
- Untuk shalat Iduladha, sebelum shalat Iduladha tidak ada syariat puasa wajib. Sehingga makan pada Iduladha diakhirkan bakda shalat agar membedakan antara keadaan sesudah dan sebelum shalat.โ (Al-Bayaan, 2:628)
Muhammad bin Al-Khathib Asy-Syirbiniย rahimahullahย berkata, โDianjurkan menahan diri dari makan pada Iduladha sampai shalat dilaksanakan karenaย ittibaโ. Tujuan makan sebelum shalat Idulfitri yang lainnya adalah agar membedakan hari Idulfitri dan hari sebelumnya yang masih haram untuk makan. โฆ Adapun shalat Iduladha dianjurkan menahan diri dari makan, sebagaimana minum pun demikian. Meninggalkan sunnah ini dihukumi makruh sebagaimana ada perkataan dalamย Al-Ummย yang disebutkan dalamย Al-Majmuโ.โ (Mugni Al-Muhtaaj, 1:467)
Syaikh Prof. Dr. Musthafa Diib Al-Bughaย hafizhahullahย berkata, โUntuk Idulfitri, makan sebelum shalat punya maksud untuk membedakan bahwa hari Idulfitri bukan lagi berpuasa. Sedangkan untuk Iduladha, tidak makan sebelum shalat punya maksud agar yang pertama kali dimakan adalah dariย udhiyyahย (hasil qurban).โ (Ifaadah Ar-Raaghibiina bi Syarh wa Adillah Minhaaj Ath-Thalibiin,ย 1:494)
Yuk, amalkan sunnah yang satu ini sebelum shalat Idulfitri maupun shalat Iduladha. Semoga kita semua mendapatkan berkah di hari raya. Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.
Referensi:
- Al-Bayaan fii Madzhab Al-Imam Asy-Syafii.ย Cetakan keempat, Tahun 1435 H. Abul Husain Yahya bin Abil Khair Saalim Al-โAmrani Asy-Syafii Al-Yamani. Penerbit Dar Al-Minhaaj.
- Al-Majmuuโ Syarh Al-Muhadzdzab li Asy-Syairazi. Cetakan kedua, Tahun 1427 H. Abu Zakariya Yahya bin Syarf An-Nawawi. Penerbit Dar โAlam Al-Kutub.
- Ifaadah Ar-Raaghibiina bi Syarh wa Adillah Minhaaj Ath-Thalibiin.ย ย Cetakan pertama, Tahun 1434 H. Syaikh Prof. Dr. Musthafa Dib Al-Bugha. Penerbit Dar Al-Musthafa.
- Minhaaj Ath-Thaalibiin.ย Cetakan kedua, Tahun 1426 H. Abu Zakariya Yahya bin Syarf An-Nawawi Ad-Dimasyqi. Tahqiq & Taโliq: Dr. Ahmad bin โAbdul โAziz Al-Haddad. Penerbit Dar Al-Basyair Al-Islamiyyah.
- Mughni Al-Muhtaaj ila Maโrifah Maโani Alfaazh Al-Minhaj.ย Cetakan keempat, Tahun 1431 H. Muhammad bin Al-Khathib Asy-Syirbini. Penerbit Dar Al-Maโrifah.
โ
Selesai disusun pada malam Iduladha, 10 Dzulhijjah 1443 H, 9 Juli 2022
Penulis:ย Muhammad Abduh Tuasikalย
Arofah, Hari yang Paling Banyak Allah Bebaskan Hamba dari Neraka
Hari Arofah, Hari yang Paling Banyak Allah Bebaskan Hamba dari Neraka
Benarkah hari arafah paling banyak Allah membebaskan dari neraka?
Jawab:
Bismillah was shalatu was salamu โala Rasulillah, amma baโdu
Terdapat dalam hadis dari Aisyah Radhiyallahu โanha, Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam bersabda,
ู ูุง ู ููู ููููู ู ุฃูููุซูุฑู ู ููู ุฃููู ููุนูุชููู ุงูููููู ููููู ุนูุจูุฏูุง ู ููู ุงููููุงุฑู ู ููู ููููู ู ุนูุฑูููุฉู ููุฅูููููู ููููุฏูููู ุซูู ูู ููุจูุงููู ุจูููู ู ุงููู ููุงูุฆูููุฉู ููููููููู ู ูุง ุฃูุฑูุงุฏู ููุคููุงูุกู
Tidak ada satu hari di mana Allah lebih banyak membebaskan hamba dari neraka, melebihi hari arafah. Sesungguhnya Allah mendekat, kemudian Allah membanggakan mereka di hadapan para Malaikat. Allah berfirman, โApa yang mereka inginkan?โ (HR. Muslim 3354, Nasai 3003, dan yang lainnya).
Di hari arafah, Allah membanggakan para hamba-Nya yang wukuf di arafah. Karena mereka rela melepaskan semua atribut dunia dan kenikmatan dunia, untuk berkumpul di arafah.
Kita bisa membayangkan kondisi arafah di zaman para sahabat. Jangan anda bayangkan bahwa kondisi mereka seperti jemaah haji kita saat ini. Jemaah haji Indonesia hanya menempuh 10 jam untuk tiba di tanah suci, sedangkan para sahabat harus menempuhnya kurang lebih dalam 10 hari. Jemaah kita menaiki pesawat yang full AC, sedangkan para sahabat hanya mengendarai unta dengan terpaan hawa panas gurun sahara.
Dapat dipastikan bahwa setelah 10 hari lebih dalam keadaan ihram, rambut mereka pasti kusut dan berdebu.
Mereka juga tidak tinggal dalam kemah yang sejuk dengan makanan yang melimpah. Mayoritas sahabat -termasuk Rasulullah- justru melalui hari yang demikian terik tadi tanpa naungan apapun.
Dari Abdullah bin Amr bin Ash Radhiyallahu โanhuma, Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam bersabda,
ุฅูููู ุงูููููู ุนูุฒูู ููุฌูููู ููุจูุงููู ู ููุงูุฆูููุชููู ุนูุดููููุฉู ุนูุฑูููุฉู ุจูุฃููููู ุนูุฑูููุฉู ููููููููู ุงููุธูุฑููุง ุฅูููู ุนูุจูุงุฏูู ุฃูุชูููููู ุดูุนูุซุงู ุบูุจูุฑุงู
Sesungguhnya Allah โazza wa jalla membanggakan orang yang wukuf di Arafah pada siang hari arafah. Allah berfirman, โLihatlah kepada para hamba-Ku. Mereka mendatangi-Ku dengan rambut kusut dan badan berdebu.โ (HR. Ahmad 7288 dan dishahihkan al-Albani).
Singkatnya, pada hari itu terkumpullah pada mereka sejumlah faktor penting penyebab terkabulnya doa. Mulai dari kondisi yang memprihatinkan, waktu dan tempat yang mulia, hingga dekatnya Allah kepada mereka.
Di saat itulah, doa menjadi sangat mustajab. Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam bersabda,
ุฎูููุฑู ุงูุฏููุนูุงุกู ุฏูุนูุงุกู ููููู ู ุนูุฑูููุฉู ููุฎูููุฑู ู ูุง ููููุชู ุฃูููุง ููุงููููุจููููููู ู ููู ููุจูููู ูุงู ุฅููููู ุฅููุงูู ุงูููููู ููุญูุฏููู ูุงู ุดูุฑูููู ูููู ูููู ุงููู ููููู ูููููู ุงููุญูู ูุฏู ูููููู ุนูููู ููููู ุดูููุกู ููุฏููุฑู
Sebaik-baik doa, adalah doa di hari Arafah. Dan sebaik-baik doa yang kupanjatkan dan dipanjatkan oleh para nabi sebelumku, adalah
ูุงู ุฅููููู ุฅููุงูู ุงูููู ููุญูุฏููู ูุงู ุดูุฑูููู ููููุ ูููู ุงูู ูููู ูููููู ุงูุญูู ูุฏู ูููููู ุนูููู ููููู ุดููุกู ููุฏููุฑู
โTiada ilah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagiNya. MilikNya semua kerajaan, dan bagiNya segala pujian. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu (HR. Tirmidzi 3934 dan dihasankan al-Albani).
Semoga Allah memudahkna kita untuk menyusul mereka yang mendahului kita dalam kebaikan.
Dijawab oleh: Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)
Mustajabnya Doโa pada Hari Arafah
Sebaik-baik doโa adalah doโa hari Arafah -9 Dzulhijjah-. Maksudnya, doโa ini paling cepat diijabahi. Sehingga kita diperintahkan untuk konsen melakukan ibadah yang satu ini di pada hari Arafah, apalagi untuk orang yang sedang wukuf di Arafah.
Dari โAisyah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda,
ู ูุง ู ููู ููููู ู ุฃูููุซูุฑู ู ููู ุฃููู ููุนูุชููู ุงูููููู ููููู ุนูุจูุฏูุง ู ููู ุงููููุงุฑู ู ููู ููููู ู ุนูุฑูููุฉู ููุฅูููููู ููููุฏูููู ุซูู ูู ููุจูุงููู ุจูููู ู ุงููู ููุงูุฆูููุฉู ููููููููู ู ูุง ุฃูุฑูุงุฏู ููุคููุงูุกู
โDi antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arafah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?โ (HR. Muslim no. 1348).
Dari โAmr bin Syuโaib dari ayahnya dari kakeknya, Nabi shallallahu โalaihi wa sallam bersabda,
ุฎูููุฑู ุงูุฏููุนูุงุกู ุฏูุนูุงุกู ููููู ู ุนูุฑูููุฉู
โSebaik-baik doโa adalah doโa pada hari Arafah.โ (HR. Tirmidzi no. 3585. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Maksudnya, inilah doa yang paling cepat dipenuhi atau terkabulkan (Lihat Tuhfatul Ahwadzi, 10: 33).
Apakah keutamaan doโa ini hanya khusus bagi yang wukuf di Arafah? Apakah berlaku juga keutamaan ini bagi orang yang tidak menunaikan ibadah haji?
Yang tepat, mustajabnya doโa tersebut adalah umum, baik bagi yang berhaji maupun yang tidak berhaji karena keutamaan yang ada adalah keutamaan pada hari. Sedangkan yang berada di Arafah (yang sedang wukuf pada tanggal 9 Dzulhijjah), ia berarti menggabungkan antara keutamaan waktu dan tempat. Demikian kata Syaikh Sholih Al Munajjid dalam fatawanyaย no. 70282.
Tanda bahwasanya doโa pada hari Arafah karena dilihat dari kemuliaan hari tersebut dapat kita lihat dari sebagian salaf yang membolehkan taโrif. Taโrif adalah berkumpul di masjid untuk berdoโa dan dzikir pada hari Arafah. Yang melakukan seperti ini adalah sahabat Ibnu โAbbas radhiyallahu โanhuma. Imam Ahmad masih membolehkannya walau beliau sendiri tidak melakukannya.
Syaikh Sholih Al Munajjidย -semoga Allah berkahi umur beliau-ย menerangkan, โHal ini menunjukkan bahwa mereka menilai keutamaan hari Arafah tidaklah khusus bagi orang yang berhaji saja. Walau memang berkumpul-kumpul seperti ini untuk dzikir dan doโa pada hari Arafah tidaklah pernah ada dasarnya dari Nabiย shallallahu โalaihi wa sallam. Oleh karena itu Imam Ahmad tidak melakukannya. Namun beliau beri keringanan dan tidak melarang karena ada sebagian sahabat yang melakukannya seperti Ibnu โAbbas dan โAmr bin Haritsย radhiyallahu โanhum.โ (Fatawa Al Islam Sual wal Jawabย no. 70282)
Para salaf dahulu saling memperingatkan pada hari Arafah untuk sibuk dengan ibadah dan memperbanyak doโa serta tidak banyak bergaul dengan manusia. โAthoโ bin Abi Robbah mengatakan pada โUmar bin Al Warod, โJika engkau mampu mengasingkan diri di siang hari Arafah, maka lakukanlah.โ (Ahwalus Salaf fil Hajj, hal. 44)
Doโa ini bagi yang wukuf dimulai dari siang hari selepas matahari tergelincir ke barat (masuk shalat Zhuhur) hingga terbenamnya matahari.
Semoga Allah memudahkan kita untuk menyibukkan diri dengan doโa pada hari Arafah.
@ Sakan 27 Jamiโah Malik Suโud, Riyadh-KSA, 4 Dzulhijjah 1433 H
โ
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Sumber: https://muslim.or.id/10500-mustajabnya-doa-pada-hari-arafah.html
Copyright ยฉ 2025 muslim.or.id
PUASA ARAFAH, MENGHAPUS DOSA 2 TAHUN #shorts
Hukum Meninggalkan Shalat โIed
Meninggalkan Shalat Ied dan Hukum Wanita Shalat โIed
Bolehkah seorang muslim meninggalkan shalat โIed padahal tidak ada udzur (halangan)? Dan bolehkah melarang seorang wanita menunaikan shalat Ied bersama orang banyak?
Jawaban:
Shalat โIed hukumnya fardhu kifayah, menurut sebagian besar para ulama. Seorang muslim per-individu boleh meninggalkan shalat โIed, tapi lebih baik baginya datang dan berkumpul bersama kaum muslimin untuk melaksanakan shalat โIed yang hukumnya sunnah muโakad (sunnah yang ditekankan). Sehingga tidak pantas bagi seorang muslim untuk meninggalkannya tanpa alasan yang syarโi.
Sebagian ulama berpendapat bahwa shalat โIed itu hukumnya fardhu โain, sama seperti shalat Jumโat. Maka, bagi setiap muslim laki-laki yang mukallaf (sudah dewasa dan tidak gila) dan dia bermukin (tidak bepergian), dia tidak boleh meninggalkan shalat โIed. Pendapat ini lebih jelas bila dihubungkan dengan dalil-dalil yang ada dan lebih dekat kepada kebenaran.
Dan disunnahkan pula bagi para wanita untuk menghadiri shalat โIed dengan berhijab (menutup aurat) dan tidak memakai wangi-wangian. Hal ini berdasarkan sebuah hadits shahih dari Ummu Athiyyah Radhiyallahu โanha yang mengatakan:
ุฃูู ูุฑูููุง ุฑูุณููููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ูู ุณููููู ู ุฃููู ููุฎูุฑูุฌู ูููู ุนูููุฏููููู ุงูุนูููุงุทููู ููุงููุญููููุถู ููููุดูููุฏููุงู ุงูุฎูููุฑู ููุฏูุนูููุฉู ุงููู ูุณูููู ููููู ููุชูุนูุชูุฒููู ุงููุญููููุถู ุงููู ูุตููููู
โRasulullah Shallallahu โalaihi wa Sallam menyuruh kami keluar menghadiri shalat โIed bersama budak-budak perempuan dan perempuan-perempuan yang sedang haid untuk menyaksikan kebaikan-kebaikan dan mendengarkan khuthbah. Dan bagi wanita yang sedang haid disuruh menjauhi tempat shalat.โ (HR. Bukhari: 313, Muslim: 1475)
Dalam riwayat yang lain disebutkan bahwa ada di antara shahabat perempuan berkata kepada Rasulullah:
ููุง ุฑูุณููููู ุงูููู ูุงู ุชูุฌูุฏู ุฅูุญูุฏูููุง ุฌูููุจูุงุจูุง ุชูุฎูุฑูุฌู ูููููู ููููุงูู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ูู ุณููููู ู : ููุชูููุจูุณูููุง ุฃูุฎูุชูููุง ู ููู ุฌูููุจูุงุจูููุง
โWahai Rasulullah, di antara kami ada yang tidak mempunyai jilbab.โ Beliau Shallallahu โalaihi wa Sallam berkata: โHendaklah saudaranya memberikan (meminjamkan) jilbab kepadanya.โ (HR. Ahmad: 19863).
Jadi tidak diragukan lagi bahwa hadits ini menunjukkan tentang ditekankannya para wanita untuk keluar menuju shalat โIed agar mereka menyaksikan kebaikan dan dakwah kaum muslimin. Dan Allah Subhanahu wa Taโala Maha Penolong menuju kebenaran.
Sumber: Fatawa Syaikh Bin Baaz Jilid 2, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz, Pustaka at-Tibyan.
sumber : https://konsultasisyariah.com/29577-hukum-meninggalkan-shalat-ied.html








