Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;
- Diantara penyimpangan dalam mengungkapkan kecintaan kepada Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- adalah dengan mengagungkan jejak-jejak Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- yang tidak disyariatkan untuk diagungkan, dan mengamalkan hadits dhaif dan palsu.
- Masih ada sikap-sikap dan perbuatan-perbuatan yang lainnya yang merupakan kekeliruan dalam mengungkapkan kecintaan kepada Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, yang secara umum sebabnya adalah ghuluw (berlebihan, melampaui batasan) terhadap Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-. Dan dimaklumi bahwa ghuluw (berlebihan, melampaui batasan) dalam beragama termasuk penyebab utama rusaknya agama umat-umat sebelum Kita.
Play Video
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta dan aktif dalam kegiatan dakwah serta kajian keislaman. Beliau turut terlibat sebagai pembina dan penasehat di beberapa lembaga. Sejak tahun 2020, beliau berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“