Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;
- Mencintai Allâh -‘Azza wa Jalla- merupakan syarat dan pokok seluruh kebaikan bagi para hamba, baik untuk urusan dunia maupun urusan Akhirat mereka. Tidak ada kebaikan yang hakiki bagi seorang hamba, tidak di dunia dan tidak juga di Akhirat nantinya, jika dia tidak mencintai Allâh -‘Azza wa Jalla-. Karenanya mencintai Allâh -‘Azza wa Jalla- memiliki banyak keutamaan, diantaranya :
- Kecintaan kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- merupakan penggerak (motor dan motivator) utama bagi hamba untuk menegakkan ketaatannya kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-, yaitu melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya.
- Kecintaan kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- merupakan penggerak (motor dan motivator) utama bagi hamba untuk mentaati Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, karena kecintaan dan ketataan kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- tidak akan mungkin terwujud keculi dengan menempuh jalannya Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-.
- Kecintaan kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- merupakan sebab seorang hamba mendapatkan kewalian di sisi Allâh -‘Azza wa Jalla-.
- Kecintaan kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- merupakan sebab seorang hamba masuk ke dalam Surga dan terbebas dari Neraka.
- Kecintaan kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- merupakan ynutrisi bagi ruh dan sebab hidupnya hati.
Play Video
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta dan aktif dalam kegiatan dakwah serta kajian keislaman. Beliau turut terlibat sebagai pembina dan penasehat di beberapa lembaga. Sejak tahun 2020, beliau berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“