‘Umar bin ‘Abdil ‘Aziz rohimahumallah berkata,
“Aku tidak pernah melihat suatu keyakinan yang lebih menyerupai keraguan seperti keyakinan manusia terhadap kematian.
Mereka yakin bahwa kematian pasti datang, tetapi mereka tidak mempersiapkan diri untuknya..!”
(Tafsir Al Qurthubi, 10/64)
Maksud ucapan beliau rohimahumallah adalah bahwa manusia pada umumnya mengakui dan meyakini bahwa kematian adalah suatu kepastian yang tidak dapat dihindari.
Namun, perilaku mereka sering kali justru seperti orang yang meragukannya :
– lalai dari taubat,
– menunda amal sholeh, dan
– terlalu sibuk dengan urusan dunia.
Karena itulah beliau mengungkapkan keheranannya bahwa sebuah keyakinan yang seharusnya paling kuat justru tampak dalam tindakan seakan-akan merupakan sebuah keraguan.