Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;
1. Allâh -‘Azza wa Jalla- menyatakan bahwa Dia-lah dan hanya Dia sajalah yang menurunkan hujan.
2. Allâh -‘Azza wa Jalla- menamai hujan yang Dia turunkan sebagai rezeki dan rahmat dari-Nya. Padahal rezeki dan rahmat Allâh -‘Azza wa Jalla- sangat luas, bukan hanya hujan saja. Maka ini menunjukkan bahwa hujan merupakan rezeki dan rahmat Allâh -‘Azza wa Jalla- yang sangat utama. Sebagimana Allâh -‘Azza wa Jalla- juga mensifati hujan yang Dia turunkan sebagai mubaarakan (berbarakah, mengandung banyak kebaikan, kebaikannya melimpah ruah).
3. Menyandarkan turunnya hujan kepada bintang-bintang merupakan keyakinan dan prilaku kesyirikan dan kekufuran yang merupakan bagian dari keyakinan dan prilaku jahiliyyah.
Play Video
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta dan aktif dalam kegiatan dakwah serta kajian keislaman. Beliau turut terlibat sebagai pembina dan penasehat di beberapa lembaga. Sejak tahun 2020, beliau berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“