[Kitabut Tauhid] 35. Keutamaan tauhid 10

catatan: besok, sabtu pukul 17.00WIB quis pekanan akan aktif. yuk muraja’ah 5 materi terakhir serial belajar tauhidnya👍


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH dalam timbangan amal shalih disisi Allah -‘Azza wa jalla- kadarnya mengalahkan seluruh amal shalih dan lebih berat dibandingkan dengan langit yang tujuh dan bumi berikut apa yang ada diantara keduanya

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 35. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 34. Keutamaan tauhid 09

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  1. Tidak boleh menuduh seseorang itu berdusta dalam kesaksiannya, karena jujur tidaknya dirinya dalam kesaksiannya merupakan urusan hati yang menjadi rahasia antara dirinya dengan Allâh -‘Azza wa Jalla-. Kecuali jika kemudian didapati bukti-bukti yang cukup dan sangat meyakinkan bahwa dia berdusta dalam kesaksian.
  • Mengucapkan Kalimat Tauhid dan merealisasikan konsekuensi-konsekuensinya merupakan salah satu syarat utama untuk terbebas dari adzab neraka.
  • Bentuk keterbebasan atau pengharaman dari adzab neraka ada dua macam : Pertama : Pengharaman masuk neraka secara mutlak; Kedua : Pengharaman kekekalan dalam neraka.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 34. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 33. Keutamaan tauhid 08

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  1. Penghuni neraka adalah orang-orang kafir, yaitu orang-orang yang tidak beriman kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-, para Malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, Hari Akhir, dan takdir-Nya.
  2. Adapun penghuni surga adalah orang-orang yang bertaqwa, yaitu orang-orang yang beriman dan beramal shalih.
  3. Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- memotivasi ummatnya untuk memohon kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- agar dimasukkan ke dalam surga dan dijauhkan dari neraka.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 33. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 32. Keutamaan tauhid 07

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Surga dan Neraka adalah dua makhluq Allâh -‘Azza wa Jalla- yang telah diciptakan dan keduanya akan kekal untuk selama-lamanya. Surga dengan segala kenikmatannya adalah tempat tinggal bagi hamba-hamba-Nya yang bertaqwa, sedangkan Neraka segala adzabnya adalah tempat tinggal bagi hamba-hamba-Nya yang durhaka.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 32. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 31. Keutamaan tauhid 06

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  1. Nabi ‘Isa –‘Alaiahissalâm- memiliki keistimewaan karena diciptakan oleh Allâh -‘Azza wa Jalla- dengan kalimatnya, dan Beliau –‘Alaiahissalâm- adalah ruh dari Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  2. Dan dengan seluruh keutamaannya, Nabi ‘Isa –‘Alaiahissalâm- sebagaimana Nabi-Nabi yang lainnya tetaplah manusia dan bukan Tuhan, juga bukan anak Tuhan seperti yang diyakini orang-orang Nashrani.
  3. Allâh -‘Azza wa Jalla- telah mengkafirkan orang-orang Nashrani sebagaimana Allâh  -‘Azza wa Jalla- mengkafirkan setiap orang yang menuduh bahwa Dia ‘Azza wa Jalla- memiliki anak, Maha Suci Allâh -‘Azza wa Jalla- dari apa yang mereka tuduhkan. 
  4. Apa yang dikatakan orang-orang Nashrani bahwa Allâh -‘Azza wa Jalla- memiliki anak, juga telah dikatakan orang-orang Yahudi, orang-orang musyirk sebelum dan setelah mereka, termasuk orang-orang musyik Arab Jahiliyyah.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 31. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 30. Keutamaan tauhid 05

catatan: besok, Sabtu pukul 17.00WIB quis pekan 6 akan aktif. yuk muraja’ah 5 materi terakhir serial belajar tauhid💪


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Nabi ‘Isa –‘Alaiahissalâm- sama statusnya dengan Nabi Kita -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- dan seluruh Para Rasul –‘Alaiahimussalâm-, yaitu hama dan Rasul Allâh -‘Azza wa Jalla-. Sebagai hamba Allâh -‘Azza wa Jalla- mereka tidak disembah, dan sebagai Rasul mereka tidak ditentang terhadap apa yang mereka bawa dari sisi Allâh -‘Azza wa Jalla-.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 30. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 29. Keutamaan tauhid 04

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  1. Merealisasikan Tauhid merupakan syarat utama yang harus dipenuhi oleh para hamba untuk bisa masuk ke dalam surganya Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  • Ada banyak orang menduga bahwa Tauhid yang akan memasukkan ke surga itu semata-mata dengan mengucapkan kalimat Tauhid : “LA ILAAHA ILLALLAH” (Tidak ada ilaah yang berhak disembah selain Allâh -‘Azza wa Jalla-) tanpa merealisasikan konsekuensi-konsekuensi yang terkandung dalam kalimat tersebut dan tanpa membersihkan diri dari dosa-dosa sehingga kemudian mereka ‘mengandalkan Tauhidnya’ dan malas beramal.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 29. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 28. Keutamaan tauhid 03

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Kesyirikan adalah dosa besar yang paling besar, kezhaliman yang paling zhalim, kejahatan yang paling jahat, kejelekan yang paling jelek, bahaya yang paling berbahaya. Dosa yang tidak bakal terampuni jika sampai terbawa mati. Sebabnya adalah karena kesyirikan merupakan tindakan menyamakan Allâh –‘Azza wa Jalla- dengan makhluq-Nya.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 28. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 27. Keutamaan tauhid 02

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Allâh -‘Azza wa Jalla- berfirman : Orang-orang yang beriman dan tidak menodai keimanan mereka dengan kezhaliman (kesyirikan), mereka itulah orang-orang yang mendapat jaminan keamanan dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. _ QS. Al-An’âm : 82.
Dari ayat yang mulia diatas dapat diambil pelajaran sebagai berikut :

  1. Allâh -‘Azza wa Jalla- mengaitkan dan menjadikan Tauhid sebagai syarat keimanan. Artinya, seseorang itu tidak dikatakan beriman sebelum dia merealisasikan Tauhid.
  2. Allâh -‘Azza wa Jalla- menamai kesyirikan dengan kezhaliman dan menjadikannya sebagai salah satu perusak dan pembatal keimanan.
  3. Allâh -‘Azza wa Jalla- memberikan jaminan keamanan dari adzabnya dalam kehidupan dunia dan akhirat bagi siapa saja yang merealisasikan Tauhid dan menamai mereka sebagai orang-orang yang mendapat petunjuk atau berada diatas jalan hidayah.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 27. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 26. Keutamaan tauhid 01

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  1. Ahlus Sunnah beriman bahwa Allâh -‘Azza wa Jalla- telah menetapkan seluruh taqdir sejak azali dan mengimani takdir tersbut sebagaimana penjelasan Allâh -‘Azza wa Jalla- dan Rasul-Nya tanpa mengurangi dan melampaui. Adapun orang-orang yang menyelisihi Al Quran dan As-Sunnah, mereka bersikap berlebih-lebihan. Yang satu terlalu meremehkan (Al-Qadariyyah) dan yang lain melampaui batas (Al-Jabbariyyah). 
  2. Iman kepada takdir tidak bermakna seseorang boleh bermalas-malasan berupaya menempuh sebab-sebab kebaikan. Ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits-Hadits Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- menunjukkan pokok agama yang agung ini. 
  3. Takdir adalah rahasia Allâh -‘Azza wa Jalla-. Para hamba tidak diberi ilmu tentangnya kecuali sedikit saja. Maka mereka harus beradab kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- dengan mencukupkan diri pada apa yang datang penjelasannya dari Allâh -‘Azza wa Jalla- dan tidak melampaui batas.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 26. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.