[Kitabut Tauhid 2] 7. Khawatir Terhadap Kesyirikan 07

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Diantara buah kesempurnaan Tauhid seseorang adalah menjadikan seseorang tersebut sangat khawatir terjatuh dalam kesyirikan, dan salah satu upaya agar tidak terjatuh dalam kesyirikan adalah dengan mengetahui seluk beluk kesyirikan. Mengetahui seluk-beluk kejelekan itu penting, bukan untuk diamalkan, tetapi agar jangan sampai terjatuh padanya tanpa sadar.

selanjutnya kita akan mempelajari Khawatir Terhadap Kesyirikan 06. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 6. Khawatir Terhadap Kesyirikan 06

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Sesungguhnya dalil-dalil kebenaran itu sangatlah banyak. Akan tetapi sangat sedikit sekali manusia yang mendapat petunjuk, karena Allâh -‘Azza wa Jalla- hanya memberi hidayah menuju jalan yang lurus kepada orang-orang yang Dia kehendaki.

selanjutnya kita akan mempelajari Khawatir Terhadap Kesyirikan 06. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 5. Khawatir Terhadap Kesyirikan 05

catatan: besok, hari sabtu pukul 17.00WIB quis pekanan akan aktif. yuk muraja’ah 5 materi terakhir serial belajar tauhidnya💪


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Diantara bentuk keluasan rahmat Allâh -‘Azza wa Jalla- terhadap hamba-hamba-Nya adalah bahwa Allâh -‘Azza wa Jalla- menerima taubat dari hamba-hamba-Nya untuk seluruh jenis dosa (termasuk dosa syirik yang tidak dibawa mati) apabila terpenuhi pada taubatnya syarat-syarat diterimanya taubat.  

selanjutnya kita akan mempelajari Khawatir Terhadap Kesyirikan 05. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 4. Khawatir Terhadap Kesyirikan 04

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Dengan sebab kesempurnaan sifat-sifat-Nya dan keluasan rahmat-Nya, Allâh -‘Azza wa Jalla- menjadikan segala sesuatu yang sangat dibutuhkan hamba-hamba-Nya menjadi sesuatu yaang melimpah-ruah. Diantaranya adalah ampunan-Nya, karena sedemikian besarnya kebutuhan para hamba terhadapnya. Dimana tidak ada seorang hambapun yang ma’shum (terjaga secara sempurna dari semua dosa). Kecuali Para Nabi dan Rasul -‘Alaihimus-Shalâtu Was-Salâm-, yang mana Mereka itu ma’sum pada apa yang Mereka sampaikan dari Allâh -‘Azza wa Jalla- sebagaimana Mereka juga ma’sum dari dosa-dosa besar. Adapun selain mereka, maka sungguh setiap anak manusia sedikit atau banyak pasti terjatuh dalam perbuatan dosa. Bahkan asalnya manusia itu tempatnya salah dan dosa.

selanjutnya kita akan mempelajari Khawatir Terhadap Kesyirikan 04. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 3. Khawatir Terhadap Kesyirikan 03

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  • Kesyirikan merupakan dosa besar yang paling besar, seluruh dosa tanpa terkecuali termasuk dosa-dosa besar yang lainnya derajatnya dibawah dosa kesyirikan.
  • Syirik kecil itu dinamakan dengan syirik kecil karena ada syirik yang lebih besar darinya. Bukan berarti syirik kecil itu dosa kecil. Syirik kecil seluruhnya adalah dosa besar, bahkan dosa yang paling besar setelah syirik besar. Maka kesyirikan sekecil apapun dosanya tetap lebih besar dibandingkan dosa apapun dari dosa-dosa besar setelah dosa syirik besar.

selanjutnya kita akan mempelajari Khawatir Terhadap Kesyirikan 03. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 2. Khawatir Terhadap Kesyirikan 02

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  • Allâh -‘Azza wa Jalla- berfirman : ‘Sesungguhnya Allâh –‘Azza wa Jalla- tidak akan mengampuni dosa kesyirikan, dan Dia mengampuni  dosa-dosa yang lebih ringan dari kesyirikan bagi siapa yang dikehendaki-Nya.’  [QS. An-Nisâ` : 116]
  • Maksudnya, Allâh -‘Azza wa Jalla- tidak mengampuni dosa kesyirikan adalah jika dosa tersebut dibawa mati. Yaitu apabila pelakunya belum bertaubat darinya hingga akhir hayatnya. Karena barangsiapa bertaubat dan meminta ampun, maka Allâh -‘Azza wa Jalla- akan menerima taubatnya.

selanjutnya kita akan mempelajari Khawatir Terhadap Kesyirikan 02. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 1. Khawatir Terhadap Kesyirikan 01

Pada pelajaran sebelum-sebelumnya kita telah menyelesaikan kajian pengantar tauhid, qowaidul arba’ah, rukun-rukun keimanan dan syarah kitabut tauhid bagian 1. dan pada pekan kemarin kita juga telah menyelenggarakan ujian akhir syarah kitabut tauhid bagian 1, serta memperoleh hasilnya. dan Alhamdulillah, kembali kami informasikan bahwa kami telah mengirimkan seluruh e-sertifikat kepada peserta yang lulus. bagi antum yang lulus namun belum mendapati kiriman e-sertifikat di kotak masuk/spam email antum, silahkan hubungi tim support kami melalui email; buka menu tentang kami kemudian pilih hubungi kami. terimakasih

Baiklah, pada kesempatan kali ini, insyaallah kita akan melanjutkan kajian syarah kitabut tauhid bagian 2. materi ini adalah diantara materi yang sangat direkomedasikan untuk dipelajari kaum muslimin sehubungan dengan keselamatan akhirat dan dunia kita.

Insyaallah antum hanya butuh meluangkan waktu ±15 menit setiap harinya untuk mengikuti pelajaran ini. jadi jangan sampai lewatkan pelajaran ini. silahkan ketuk link dibawah ini untuk memulai materi. barakallahu fiikum

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

PDF materi kitabut tauhid bag. 1 & rangkuman link

materi PDF:

DOWNLOAD PDF KITABUT TAUHID BAG. 1

link vide:

PERTEMUAN 1
PERTEMUAN 2
PERTEMUAN 3
PERTEMUAN 4
PERTEMUAN 5
PERTEMUAN 6
PERTEMUAN 7
PERTEMUAN 8
PERTEMUAN 9
PERTEMUAN 10
PERTEMUAN 11
PERTEMUAN 12
PERTEMUAN 13
PERTEMUAN 14
PERTEMUAN 15
PERTEMUAN 16
PERTEMUAN 17
PERTEMUAN 18
PERTEMUAN 19
PERTEMUAN 20
PERTEMUAN 21
PERTEMUAN 22
PERTEMUAN 23
PERTEMUAN 24
PERTEMUAN 25
PERTEMUAN 26
PERTEMUAN 27
PERTEMUAN 28
PERTEMUAN 29
PERTEMUAN 30
PERTEMUAN 31
PERTEMUAN 32
PERTEMUAN 33
PERTEMUAN 34
PERTEMUAN 35
PERTEMUAN 36
PERTEMUAN 37
PERTEMUAN 38
PERTEMUAN 39
PERTEMUAN 40
PERTEMUAN 41
PERTEMUAN 42
PERTEMUAN 43
PERTEMUAN 44
PERTEMUAN 45
PERTEMUAN 46
PERTEMUAN 47
PERTEMUAN 48
PERTEMUAN 49
PERTEMUAN 50
PERTEMUAN 51
PERTEMUAN 52
PERTEMUAN 53
PERTEMUAN 54
PERTEMUAN 55
PERTEMUAN 56
PERTEMUAN 57
PERTEMUAN 58
PERTEMUAN 59
PERTEMUAN 60
PERTEMUAN 61
PERTEMUAN 62
PERTEMUAN 63
PERTEMUAN 64
PERTEMUAN 65
PERTEMUAN 66
PERTEMUAN 67
PERTEMUAN 68
PERTEMUAN 69
PERTEMUAN 70
PERTEMUAN 71
PERTEMUAN 72
PERTEMUAN 73
PERTEMUAN 74
PERTEMUAN 75
PERTEMUAN 76
PERTEMUAN 77

[Kitabut Tauhid] 77. Keutamaan memurnikan tauhid 42

Penting: Ini adalah materi terakhir bagian 1 pada syarah kitabut tauhid. selanjutnya kita akan libur sampai tanggal 30 Juli 2021. pada tanggal 31 Juli 2021 s.d 7 Agustus 2021 akan ada ujian akhir yang diambil dari pertemuan 1 s.d pertemuan 77. bagi yang mencapai target kelulusan akan diberikan sertifikat.

Insyaallah, besok pukul 17.00WIB kami akan membagikan materi dalam bentuk PDF dan rangkuman link video pertemuan 1 s.d 77. silahkan manfaatkan waktu liburan untuk mengulang pelajaran-pelajaran sebelumnya. terimakasih


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Boleh bertawassul dengan do’a orang shalih yang masih hidup, yaitu meminta mereka untuk mendoakan kebaikan bagi Kita. Dan mendokan kebaikan sesama Muslim ada anjurannya dalam Syari’at.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 42. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid] 76. Keutamaan memurnikan tauhid 41

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Sesungguhnya dalil-dalil kebenaran itu sangatlah banyak. Akan tetapi sangat sedikit sekali manusia yang mendapat petunjuk, karena Allâh -‘Azza wa Jalla- hanya memberi hidayah menuju jalan yang lurus kepada orang-orang yang Dia kehendaki.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 41. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.