[Kitabut Tauhid 2] 66. Dakwah kepada kalimat tauhid 52

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Mencintai Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- merupakan kebajiban bagi setipa orang beriman, bahkan merupakan salah satu syarat keimanan. Dan kecintaan kepada Beliau -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- harus diprioritaskan dibandingkan kecintaan kepada apapun setelah kecintaan kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 52. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 65. Dakwah kepada kalimat tauhid 51

catatan: besok, Hari Sabtu pukul 17.00WIB, quis pekanan akan aktif. yuk muraja’ah 5 materi terakhir serial belajar tauhidnya👍


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  • Diantara sarana yang sangat bermafaat bagi seorang hamba untuk mendapatkan kecintaan Allâh -‘Azza wa Jalla- adalah dengan menunaikan kewajiban-kewajiban dan memperbanyak amalan-amalan sunnah, juga memohon kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- agar dijadikan bagian orang-orang yang mencintai-Nya.
  • Ketika Allâh -‘Azza wa Jalla- mencintai seorang hamba, maka Allâh -‘Azza wa Jalla- akan membimbingnya agar senantiasa berada pada hal-hal yang diridhai-Nya, melindungi-Nya, mengabulkan permohonannya, memerintahkan Jibril dan Para Malaikat untuk mencintainya, dan menjadikannya sebagai orang yang dicintai oleh hamba-hamba-Nya yang bertaqwa.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 51. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 64. Dakwah kepada kalimat tauhid 50

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  • Sarana yang akan menghantarkan seseorang pada kecintaan terhadap Allâh -‘Azza wa Jalla- adalah dengan menempuh hal-hal yang dicintai-Nya dan menjauhkan diri dari hal-hal yang dibencinya.
  • Salah satu indikator utama kecintaan seorang hamba kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- dan Rasul-Nya, adalah dia marah ketika Allâh -‘Azza wa Jalla- dan Rasul-Nya tidak dimuliakan sebagaimana mestinya.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 50. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 63. Dakwah kepada kalimat tauhid 49

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Diantara keutamaan mencintai Allâh -‘Azza wa Jalla- adalah :

  •  Sarana untuk mendapatkan kelezatan dan manisnya iman.
  • Terhindar dari ancaman adzab Allâh -‘Azza wa Jalla-
  • Merupakan pokok dan inti Tauhid.
  • Merupakan sesuatu yang dibutuhkan oleh anak manusia.
  • Hiburan ketika tertimpa musibah.
  • Menghalangi dari perbuatan maksiat.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 49. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 62. Dakwah kepada kalimat tauhid 48

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  • Diantara keutamaan mencintai Allâh -‘Azza wa Jalla- adalah :
1.       Merupakan salah satu sebab utama masuk surga.
2.       Merupakab sebab kecintaan Allâh -‘Azza wa Jalla-.
3.       Merupakan sebab kehidupan hati.
4.       Merupakan ciri utama kesempurnaan iman.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 48. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 61. Dakwah kepada kalimat tauhid 47

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  • Mahabatullah (kecintaan kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-)  adalah sebuah kelaziman (keharusan) bagi yang mengaku beriman kepada-Nya, baik dia lelaki maupun perempuan. Bahkan cinta ini termasuk syarat laa ilaaha illlallaah, dan merupakan asas atau landasan dalam beramal.’      
  • Kecintaan kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- menuntut ittiba’ (mengikuti) kepada Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-. Sedangkan ittiba’ kepada Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- menyebabkan kecintaan Allâh -‘Azza wa Jalla- kepada hamba.                                                                                                                              

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 47. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 60. Dakwah kepada kalimat tauhid 45B

catatan: insyaallah besok, Sabtu pukul 17.00WIB quis pekanan akan aktif. yuk muraja’ah 5 materi terakhir serial belajar tauhidnya🙏


Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Ali bin Abi Thâlib memiliki banyak keutamaan, diantaranya :

  1. Beliau rad termasuk salah satu Shahabat yang dijamin masuk surga.
  2. Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- mengumumkan di khalayak ramai bahwa Allâh -‘Azza wa Jalla- dan Rasul-Nya mencintai ‘Ali Ibnu Abi Thâlib, dan begitu juga kebalikannya (Beliau mencintai Allâh -‘Azza wa Jalla- dan Rasul-Nya). Dan Allâh -‘Azza wa Jalla- telah memberi kemenangan kepada Kaum Muslimin dengan sebab Beliau pada perang Khaibar
  3. Beliau memiliki kedudukan yang istimewa disisi Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-.
  4. Beliau adalah ayah dari dua orang pemimpin para pemuda surga.
  5. Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- mewajibkan Kaum Muslimin untuk mencintai Beliau.
  6. Beliau adalah bagian dari Al-Khulafâ’ Ar-Rasyidin.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 45b. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 59. Dakwah kepada kalimat tauhid 45

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Hadits Sahl Ibnu Sa’ad -Radhiyallâhu ‘Anhu- tentang Ali Ibnu Abi Thalib -Radhiyallâhu ‘Anhu- pada perang Khaibar merupakan dalil :

  1. Keutamaan Ali Ibnu Abi Thalib -Radhiyallâhu ‘Anhu-.
  2. Kebenaran kenabian Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-.
  3. Keimanan terhadap ketentuan takdir Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  4. Semangat Para Shabat -Radhiyallâhu ‘Anhum- dalam memperoleh kebaikan disis Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  5. Pentingnya menjaga adan di dalam jihad di jalan Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  6. Orang-orang kafir tidak boleh diperangi kecuali setelah diberi tawaran untuk masuk ke dalam agama Islam.
  7. Pentingnya kebijaksaan dalam berdakwah di jalan Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  8. Keagungan hak-hak Allâh -‘Azza wa Jalla- dan harus diprioritaskan dalam dakwah.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 43. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 58. Dakwah kepada kalimat tauhid 44

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Allâh -‘Azza wa Jalla- memerintahkan para hamba-Nya untuk berlaku adil dan bersungguh-sungguh membersihkan jiwa-jiwa mereka dari perbuatan kezaliman. Ahllâh -‘Azza wa Jalla- berjanji akan menunjukkan jalan keselamatan bagi orang yang berbuat demikian (menyucikan jiwa) karena mengharapkan wajah-Nya.

Diantara sarana yang bermanfaat agar terhindar dari perbuatan kezhaliman adalah :

  1. Bertaqwa kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  2. Menghiasi diri dengan sifat tawâdhu’ (rendah hati).
  3. Menjauhi sifat hasad.
  4. Komitmen untuk senantiasa berlaku adil.
  5. Memohon pertolongan kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 43. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

[Kitabut Tauhid 2] 57. Dakwah kepada kalimat tauhid 43

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  • Perbuatan kezhaliman merupakan sesuatu yang sangat berbahaya bagi pelakunya, baik dalam kehidupan dunianya maupun pada kehidupan akhiratnya nantinya, diantaranya :
  1. Akan diberi balasan hukuman oleh Allâh -‘Azza wa Jalla- dalam kehidupan dunia, baik cepat maupun lambat, ditambah dengan ancaman adzab dalam kehidupan akhirat.
  2. Terancam dengan doanya orang yang terzhalimi.
  3. Di-qishash pada hari kiamat.
  4. Terancam dengan laknat dari Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  5. Menjadi sebab kegelapan di hari kiamat.
  6. Menyebabkan pelakunya jauh dari hidayah dan keberuntungan.
  7. Merupakan sebab bencana dan petaka.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 43. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.