Penulis: Abu Adam
Tetap semangat di malam terakhir :)
Bukan Pura-pura Bersedih pada Perpisahan dengan Ramadhan
Ramadhan yang Telah Berlalu
Kaum muslimin yang merasakan manisnya iman dan nikmatnya ibadah serta melimpahnya berkah di bulan Ramadhan tentu akan bersedih berpisah dengan bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan yang penuh berkah dan sangat dirindukan oleh orang yang beriman dan orang shalih. Para ulama dan orang shalih sangat merindukan Ramadhan, enam bulan sebelum Ramadhan mereka sudah berdoa kepada Allah agar dipertemukan dengan bulam Ramadhan.
Ibnu Rajab Al-Hambali berkata,
ﻗَﺎﻝَ ﺑَﻌْﺾُ ﺍﻟﺴَّﻠَﻒُ : ﻛَﺎﻧُﻮْﺍ ﻳَﺪْﻋُﻮْﻥَ ﺍﻟﻠﻪَ ﺳِﺘَّﺔَ ﺃَﺷْﻬُﺮٍ ﺃَﻥْ ﻳُﺒَﻠِّﻐَﻬُﻢْ ﺷَﻬْﺮَ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ، ﺛُﻢَّ ﻳَﺪْﻋُﻮْﻧَﺎﻟﻠﻪَ ﺳِﺘَّﺔَ ﺃَﺷْﻬُﺮٍ ﺃَﻥْ ﻳَﺘَﻘَﺒَّﻠَﻪُ ﻣِﻨْﻬُﻢْ
“Sebagian salaf berkata, “Dahulu mereka (para salaf) berdoa kepada Allah selama 6 bulan agar mereka disampaikan pada Bulan Ramadhan. Kemudian mereka juga berdoa berdoa selama 6 bulan agar Allah menerima (amalan mereka di bulan Ramadhan).”[1]
Tanda Keimanan Dibalik Kesedihan
Ketika Ramadhan berpisah tentu orang yang beriman akan merasa sangat kehilangan. Mereka kehilangan rasa bahagia yang tidak tergantikan ketika melakukan berbagai ibadah dan amal kebaikan selama bulan Ramadhan. Tidak sedikit dari para ulama dan orang shalih yang mengungkapkan kesedihan dan tangusan karena perpisahan dengan Ramadhan.
Ibnu Rajab Al-Hambali berkata,
كيف لا تجرى للمؤمن على فراقه دموع وهو لا يدري هل بقي له في عمره إليه رجوع
قلوب المتقين إلى هذا الشهر تحِن ومن ألم فراقه تئِن
ياشهر رمضان ترفق، دموع المحبين تُدْفَق، قلوبهم من ألم الفراق تشقَّق، عسى وقفة للوداع تطفئ من نار الشوق ما أحرق، عسى ساعة توبة وإقلاع ترفو من الصيام كل ما تخرَّق، عسى منقطع عن ركب المقبولين يلحق، عسى أسير الأوزار يُطلق، عسى من استوجب النار يُعتق، عسى رحمة المولى لها العاصي يوفق
“Bagaimana bisa seorang mukmin tidak menetes air mata ketika berpisah dengan Ramadhan, Sedangkan ia tidak tahu apakah masih ada sisa umurnya untuk berjumpa lagi.
Hati orang-orang yang bertakwa mencintai bulan ini, dan bersedih karena pedihnya berpisah dengannya Wahai bulan Ramadhan, Mendekatlah, berderai air mata para pecintamu, terpecah hati mereka karena perihnya berpisah denganmu
Semoga perpisahan ini mampu memadamkan api kerinduan yang membakar, Semoga masa bertaubat dan berhenti berbuat dosa mampu memperbaiki puasa yang ada bocornya, Semoga yang terputus dari rombongan orang yang diterima amalannya dapat menyusul
Semoga tawanan dosa-dosa bisa terlepaskan, Semoga orang yang seharusnya masuk neraka bisa terbebaskan. Dan semoga rahmat Allah bagi pelaku maksiat akan menjadi hidayah taufik.” [2]
Istiqamahlah Selepas Bulan Ramadhan
Kita pun tentu merasa sedih dengan perpisahan Ramadhan, akan tetapi perpisahan ini bukan segalanya. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa tetap istiqamah setelah Ramadhan dan tetap beramal sebagaimana amalan kita di bulan Ramadhan. Ini adalah tanda diterimanya amal kita
Para ulama’ mengatakan,
إن من علامةِ قبول الحسنة، الحسنة بعدها
“Sesungguhnya diantara alamat diterimanya kebaikan adalah kebaikan selanjutnya”
Buktikan Perpisahan Dengan Perbaikan yang Lebih Baik
Yang terpenting jangan sampai ungkapan kesedihan dan tangisan kita dengan bulan Ramadhan adalah hanya kepura-puraan saja atau sekedar ikut-ikutan saja. Kita buktikan perpisahan dengan Ramadhan membuat kita rindu dan kangen dengan suasana ramadhan dengan tetap melakukan ibadah-ibadah di bulan Ramadhan serta tidak kita tinggalkan secara total.
Jangan sampai kita termasuk orang-orang yang hanya mengenal Allah di bulan Ramadhan saja, setelah berlalu bulam Ramadhan mereka sudah tidak mengenal Allah karena meninggalkan amalan-amalan wajib. Mereka ini adalah sejelek-jelek kaum.
Syaikh Abdul Aziz bin Baz berkata,
سُئل بعض السلف عن قوم يتعبدون، ويجتهدون في رمضان، فإذا خرج رمضان تركوا فقال: بئس القوم لا يعرفون الله إلا في رمضان. وهذا صحيح إذا كانوا يضيّعون الفرائض
“Sebagian salaf ditanya mengenai sekelompok orang yang mereka beribadah dan bersungguh-sungguh di bulan Ramadhan. Jika Ramadhan telah berlalu, mereka meninggalkan ibadah tersebut. Ada ungkapan: Sejelek-jelek kaum adalah yang tidak mengenal Allah kecuali pada bulan Ramadhan. Ungkapan ini benar jika mereka tidak melakukan/lalai akan perkara-perkara wajib.”[3]
Setelah berpisah dengan Ramadhan, kita berada di pertengahan dengan Ramadhan berikutnya. Semoga bisa menjadi penghapus dosa antara Ramadhan ini dan Ramadhan selanjutnya
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﺍﻟﺼَّﻠَﻮَﺍﺕُ ﺍﻟْﺨَﻤْﺲُ ﻭَﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔُ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﻭَﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ ﺇِﻟَﻰ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﻣُﻜَﻔِّﺮَﺍﺕٌ ﻣَﺎ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻦَّ ﺇِﺫَﺍ ﺍﺟْﺘَﻨَﺐَ ﺍﻟْﻜَﺒَﺎﺋِﺮَ
“Antara shalat yang lima waktu, antara jum’at yang satu dan jum’at berikutnya, antara Ramadhan yang satu dan Ramadhan berikutnya, di antara amalan-amalan tersebut akan diampuni dosa-dosa selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar.”[4]
Semoga kita bisa selalu tetap istiqamah meskipun bulan Ramadhan telah berlalu.
@Perum PTSC, Cileungsi, Bogor
Penulis: dr. Raehanul Bahraen
Catatan kaki:
[1] Latha’if Al-Ma’arif hal. 232
[2] Lathaif Al-Ma’arif hal. 216, 217, 304, 388
[3] Fatwa Nurun Alad Darb, sumber: http://www.binbaz.org.sa/mat/19317
[4] HR. Muslim
Sumber: https://muslim.or.id/30564-bukan-pura-pura-bersedih-pada-perpisahan-dengan-ramadhan.html
Bantu share yaa ikhwah 🙏
Selamat jalan ramadhan..
Mudah-mudahan rangkaian kata-kata perpisahan dengan Ramadhan dari Ibnu Rajab ini dapat menjadi cambuk semangat bagi kita di penghujung ramadhan ini:
Wahai hamba Allah, bulan Ramadhan telah bersiap-siap untuk berangkat.
Tidak ada lagi yang tersisa kecuali saat-saat yang singkat.
Barangsiapa yang telah melakukan kebaikan selama ini, hendaklah ia menyempurnakannya.
Barangsiapa yang malah sebaliknya, hendaklah ia memperbaikinya dalam waktu yang masih tersisa. Karena ingatlah amalan itu dinilai dari akhirnya.
Manfaatkanlah malam-malam dan hari-hari Ramadhan yang masih tersisa,
Serta titipkanlah amalan sholih yang dapat memberi kesaksian kepadamu nantinya di hadapan Al Malikul ‘Alam (Sang Penguasa Hari Pembalasan).
Lepaskanlah kepergian (bulan Ramadhan) dengan ucapan salam yang terbaik:
“Salam dari Ar-Rahman (Allah) pada setiap zaman.
Atas sebaik-baik bulan yang hendak berlalu.
Salam atas bulan di mana puasa dilakukan.
Sungguh ia adalah bulan yang penuh rasa aman dari Ar-Rahman.
Jika hari-hari berlalu tak terasakan.
Sungguh kesedihan hati untuk tak pernah hilang.”
Ibnu Rajab berkata pula:
Di mana kepedihan (dan kesedihan) orang-orang yang bersungguh-sungguh di siang hari Ramadhan? Di manakah duka orang-orang yang shalat pada waktu malam?
Jika demikian keadaan orang-orang yang telah mendapatkan keuntungan selama Ramadhan, bagaimanakah keadaan orang-orang yang telah merugi pada siang dan malam?
Apakah manfaat tangisan mereka yang melalaikan bulan Ramadhan ini, sementara musibah yang akan menimpanya demikian besar?
Betapa banyak nasihat telah diberikan kepada orang yang malang, namun tidak juga memberikan manfaat untuknya.
Betapa banyak ia telah diajak untuk melakukan perbaikan, namun ia tidak juga menyambutnya.
Betapa sering ia menyaksikan orang-orang yang mendekatkan diri kepada-Nya, namun ia sendiri malah semakin jauh dari-Nya.
Alangkah seringnya berlalu dihadapannya rombongan orang-orang yang menuju kepada-Nya, sedangkan dia hanya duduk berpangku tangan (malas beribadah).
Hingga setelah waktu menyempit dan kemurkaan-Nya telah membayang,
Ia pun menyesali kelalaiannya pada saat penyesalan tidak lagi bermanfaat dan kesempatan untuk memperbaiki keadaan telah menghilang.
Beliau kembali berkata pula:
Wahai bulan Ramadhan.
Berikanlah belas kasihmu, sementara air mata para pencinta mengalir dengan deras.
Hati mereka (gundah) akibat kepedihan perpisahan terbuai,
semoga detik-detik perpisahan akan memadamkan api kerinduan yang membara.
Semoga saat-saat taubat akan melengkapi kekurangan puasa yang dilakukan.
Semoga pula orang-orang yang telah ketinggalan segera menyusul dan bersama.
Semoga para tawanan dosa segera dilepaskan,
Dan semoga orang (Islam) yang telah dinyatakan masuk Neraka segera dibebaskan.[3]
Selamat jalan Ramadhan.
Semoga Allah memudahkan kita bersua kembali dan moga amalan kita pun diterima di sisi Allah.
Wallahu waliyyut taufiq.
selengkapnya: https://rumaysho.com/2747-selamat-jalan-ramadhan.html
Marhaban Yaa Ramadhan
Bantu Share yaa ikhwah ❤️
[LAPORAN] Hasil Ujian Akhir – Kitabut Tauhid bag.7
Alhamdulillah, total 757 peserta mengikuti ujian akhir – kitabut tauhid bag.7 ini.
736 peserta mencapai target kelulusan (min 50% jawaban benar) dan berhak untuk memperoleh e-sertifikat yang akan dikirim maksimal dalam 2 pekan ini.
selamat kami ucapkan bagi peserta yang lulus, mudah-mudahan ilmu tersebut dapat diamalkan dan mudah-mudahan dapat istiqomah pada masa mendatang. kami ingatkan kembali, bahwa ilmu bukan tujuan tapi ilmu adalah wasilah. jadi siapa saja yang menjadikan ilmu sebagai tujuan dan berhenti sampai disitu sungguh ia telah tertipu. namun ketahuilah tujuan ilmu adalah amal. jadi beramalah dengan ilmu yang Allah anugerahkan tersebut🙏
Bagi ikhwah yang belum lulus, jangan putus asa, tetap semangat belajarnya.! adapun hasil ujian saat ini mudah-mudahan menjadi cambuk untuk terus semangat belajar tauhidnya💪
berikut laporan ujian akhirnya
LAPORAN UA – IKHWAN
LAPORAN UA – AKHWAT
catatan:
*Hasil koreksi ujian sudah kami kirimkan ke alamat email antum
*Bagi peserta yang lulus, e-sertifikat akan kami kirimkan maksimal dalam 2 pekan kedepan. silahkan periksa kotak masuk email antum secara berkala.
*Materi kitabut tauhid berikutnya insyaallah akan dimulai kembali pada 14 Februari 2025
[MATERI] Ujian Akhir Tauhid bag.7
MATERI UJIAN
Larangan pengagungan terhadap kuburan adalah materi terakhir kitabut tauhid bagian 7. Total ada 48 materi pada bagian ketujuh ini. yuk dimurajaah kembali, karena 2 pekan lagi kita akan ujian. dan seperti biasa, bagi peserta yang berhasil mencapai target kelulusan (>50% jawaban benar) akan mendapatkan e-sertifikat dari HijrahApp.
mari luruskan niat, karena tidak ada ruginya untuk mengulang pelajaran tauhid, dan mudah-mudahan ini dapat menjadi bekal untuk meraih surga-Nya Allah. semangat!
Download PDF Materi kitabut tauhid bagian 7:
https://drive.google.com/file/d/1f0S11pXN3knvYcoCorVkC3xtyWDYuZaA/view?usp=share_link
Link materi video:
- https://youtu.be/Ji7-yV_nAEM
- https://youtu.be/-HMgxT-L8NU
- https://youtu.be/NZA3ePHvzw8
- https://youtu.be/97tUq6x8k0M
- https://youtu.be/7EyWM_8L-Cs
- https://youtu.be/XlSW8sf4Gfo
- https://youtu.be/rDrCKLunTNE
- https://youtu.be/MMQl5Tgp1oA
- https://youtu.be/yt1_3xG0-a0
- https://youtu.be/e0ewQ86Ff3w
- https://youtu.be/SdSA9BMPhBE
- https://youtu.be/xr7Kie8hCq0
- https://youtu.be/xDqFsGXV7o4
- https://youtu.be/WtTSwSTHQKw
- https://youtu.be/ULtMR0SZVOc
- https://youtu.be/rDEZULMvOGQ
- https://youtu.be/dkuRPsuVw90
- https://youtu.be/jklAcH_MF_M
- https://youtu.be/rl8b3drFbYs
- https://youtu.be/eM1AXS_GiiY
- https://youtu.be/qFmuaLg-yeY
- https://youtu.be/de1IwuU_IxE
- https://youtu.be/g2dq7GGbNaA
- https://youtu.be/eH1x09xlZJ0
- https://youtu.be/_ixiT6h4EOE
- https://youtu.be/lyYmC170kkg
- https://youtu.be/0cMfe8HDtOw
- https://youtu.be/9xpg8ItjQ8s
- https://youtu.be/gkHnALxUCPo
- https://youtu.be/dFeuy9WMX1Y
- https://youtu.be/Z89npntgI3E
- https://youtu.be/nPnJMfa5RLw
- https://youtu.be/sFh61JXHh8s
- https://youtu.be/qEBV9oDz_7M
- https://youtu.be/4PBmK9ptW3E
- https://youtu.be/UEdzsTUK1XU
- https://youtu.be/skE8AcnP7PE
- https://youtu.be/KpmLZwUQXcE
- https://youtu.be/TMFVTGHbEqM
- https://youtu.be/Ee6jRrcx5CE
- https://youtu.be/zdTmDrchyAI
- https://youtu.be/KhUWcpJ5gX4
- https://youtu.be/donVU35DnB0
- https://youtu.be/EKOyXY-t0EA
- https://youtu.be/r1rjSjlym5E
- https://youtu.be/xJDPRZB0P00
- https://youtu.be/LMtqqTv2Hbc
- https://youtu.be/eTngyEhUyYQ
[HARI TERKAHIR] Ujian Akhir – Kitabut Tauhid bag.7
BACALAH KETENTUAN BERIKUT DENGAN SEKSAMA
- ada 20 soal pilihan ganda dan 5 soal benar/salah, total 25 soal. kerjakan perlahan soal tidak diwaktu.!
- Ujian kami buka mulai saat ini hingga Hari Ahad (31 Januari 2025) pukul 17.00WIB nanti. karena waktunya panjang, pilihlah waktu yang paling sesuai untuk antum
- Pilihlah jawaban yang PALING tepat dan sesuai dengan konteks pertanyaan.
- ujian akhir ini membutuhkan alamat email, antum akan diminta login dengan email. kami membutuhkan alamat email antum untuk mengirim rekapan jawaban antum dan e-sertifikat jika antum lulus
- Tulislah Nama Lengkap antum, nama lengkap tersebut akan digunakan untuk e-sertifikat. usahakan tidak lebih dari 25 karakter.
- E-sertifikat hanya kami berikan kepada peserta yang mencapai target kelulusan, 50% jawaban benar.
- Untuk menghindari kelalaian/lupa telah mengisi jawaban, maka kami mengharuskan peserta untuk tetap memberi jawaban pada setiap pertanyaan
- Dilarang mempublikasikan / membagikan soal ujian ini
- Kami berhak menolak komplain yang tidak sesuai dengan ketentuan kami
PERNYATAAN PESERTA UJIAN
Saya berjanji bahwa saya tidak akan menggunakan bantuan apapun dalam menjawab ujian akhir – Kitabut Tauhid 7 ini, baik itu catatan, audio, video dan semisalnya, yakni saat pertama kali membuka lembar pertanyaan hingga saya mengirimkan jawabannya.
dengan mengklik link dibawah ini, saya memahami dan menyetujui pernyataan diatas:
YA, SAYA SETUJU (ketuk untuk memulai ujian)
Materi tauhid yang diujikan dapat dipelajari di link berikut:









