Hadits ke 177
وَعَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ: «مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللهِ فَقَدْ غَزَا، وَمَنْ خَلَفَ غَازِيًا فِي أَهْلِهِ بِخَيْرٍ فَقَدْ غَزَا» مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.
Dari Zaid bin Khalid radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa menyiapkan perbekalan untuk orang yang berperang di jalan Allah, maka sungguh ia telah ikut berperang. Dan barangsiapa menggantikan orang yang berperang untuk mengurus keluarganya dengan baik, maka sungguh ia telah ikut berperang.” (Muttafaq ‘alaih)
Hadits ke 178
وَعَنْ أَبِي سَعِيدٍ الخُدْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ بَعَثَ بَعْثًا إِلَى بَنِي لِحْيَانَ مِنْ هُذَيْلٍ فَقَالَ: «لِيَنْبَعِثْ مِنْ كُلِّ رَجُلَيْنِ أَحَدُهُمَا، وَالأَجْرُ بَيْنَهُمَا» رَوَاهُ مُسْلِمٌ.
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ mengirim satu pasukan ke Bani Lihyan dari suku Hudzail, lalu beliau bersabda: “Hendaklah berangkat satu orang dari setiap dua orang, dan pahala dibagi di antara keduanya.” (HR. Muslim)
*Pelajaran Penting Dari Kedua Hadits Ini*
- Siapa yang membantu atau menyiapkan orang yang berjuang di jalan Allah, maka ia mendapat pahala yang sama, baik bantuannya sedikit maupun banyak.
- Siapa yang mengurus keluarga orang yang pergi berjihad—seperti membantu kebutuhan mereka, memberi nafkah, atau menjaga mereka—maka ia juga mendapat pahala seperti orang yang berjihad tersebut.
- Setiap orang yang membantu orang lain dalam ketaatan kepada Allah, maka ia akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya.
Wallohu a’lam
[Referensi utama : Kitab Riyadhus shalihin Wa ma’ahu hasyiyatul Fawaid. hal 161] Nurhadi Nugroho