Mengapa Banyak Wanita Menjadi Penghuni Neraka? Penjelasan Hadits Nabi ﷺ

Dalam beberapa hadits shahih, Rasulullah ﷺ menyampaikan bahwa mayoritas penghuni neraka adalah wanita. Hal ini sering disalahpahami seolah-olah merendahkan kaum wanita. Padahal, jika dipahami dengan benar, ini adalah peringatan penuh kasih agar kaum wanita lebih waspada terhadap dosa tertentu.

  1. Nabi ﷺ melihat mayoritas penghuni neraka adalah wanita

Rasulullah ﷺ bersabda:

اطَّلَعْتُ فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ، وَاطَّلَعْتُ فِي النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءُ

“Aku melihat ke dalam surga, maka aku dapati kebanyakan penghuninya adalah orang-orang miskin. Dan aku melihat ke dalam neraka, maka aku dapati kebanyakan penghuninya adalah wanita.” (HR. Bukhari no. 3241 dan Muslim no. 2737)

Hadits ini adalah kabar dari Nabi ﷺ tentang apa yang beliau lihat, bukan penilaian tanpa sebab.

  1. Penjelasan sebabnya: kufur terhadap suami dan kebaikan. 

Para sahabat bertanya tentang sebabnya, lalu Nabi ﷺ menjelaskan:

 عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: أُرِيتُ النَّارَ فَلَمْ أَرَ مَنْظَرًا كَالْيَوْمِ قَطُّ أَفْظَعَ، وَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ قَالُوا: بِمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: بِكُفْرِهِنَّ قِيلَ: يَكْفُرْنَ بِاللَّهِ؟ قَالَ: يَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ، وَيَكْفُرْنَ الإِحْسَانَ

Rasulullah ﷺ bersabda: “Aku diperlihatkan neraka, dan aku tidak pernah melihat pemandangan yang lebih mengerikan dari itu. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah wanita.” Para sahabat bertanya: “Mengapa wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Karena kekufuran mereka.” Ditanya: “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab: “Mereka kufur terhadap suami dan mengingkari kebaikan.” (HR. Bukhari no. 1052)

Kemudian beliau menjelaskan lebih rinci:

 لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ كُلَّهُ، ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا، قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ

“Jika engkau berbuat baik kepadanya sepanjang masa, kemudian ia melihat satu hal yang tidak ia sukai darimu, ia berkata: ‘Aku tidak pernah melihat kebaikan darimu sama sekali.’” (HR. Bukhari no. 1052)

Ini menunjukkan bahwa yang dimaksud “kufur” di sini adalah kufur nikmat, bukan keluar dari Islam.

  1. Sifat lain yang disebutkan: banyak melaknat dan mengeluh

Dalam hadits lain, Nabi ﷺ bersabda:

 يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ، فَإِنِّي أُرِيتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ فَقُلْنَ: وَبِمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ، وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ

“Wahai para wanita, bersedekahlah kalian, karena aku diperlihatkan bahwa kalian adalah mayoritas penghuni neraka.”Mereka bertanya: “Mengapa wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Kalian banyak melaknat dan mengingkari kebaikan suami.” (HR. Bukhari no. 304)

Dalam riwayat lain:

لِأَنَّكُنَّ تُكْثِرْنَ الشَّكَاةَ وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ

“Karena kalian banyak mengeluh dan mengingkari kebaikan suami.” (HR. Muslim no. 885)

  1. Penjelasan tentang “kurang akal dan agama”

Dalam hadits yang sama, Nabi ﷺ juga bersabda:

مَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِينٍ أَذْهَبَ لِلُبِّ الرَّجُلِ الْحَازِمِ مِنْ إِحْدَاكُنَّ

“Aku tidak melihat yang kurang akal dan agama yang lebih mampu mengalahkan akal laki-laki yang tegas daripada kalian.”

Para wanita bertanya:

وَمَا نُقْصَانُ دِينِنَا وَعَقْلِنَا؟

Beliau menjawab:

أَلَيْسَ شَهَادَةُ الْمَرْأَةِ مِثْلَ نِصْفِ شَهَادَةِ الرَّجُلِ؟ وَأَلَيْسَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تُصَلِّ وَلَمْ تَصُمْ؟

“Bukankah persaksian wanita setengah dari laki-laki?… dan bukankah ketika haid ia tidak shalat dan tidak puasa?” (HR. Bukhari no. 304)

Ini adalah penjelasan syariat, bukan celaan, karena hal tersebut adalah ketetapan Allah.

  1. Sikap para shahabiyah: langsung beramal

Ketika mendengar peringatan ini, para wanita tidak membantah, tetapi langsung berbuat baik:

فَجَعَلْنَ يَتَصَدَّقْنَ مِنْ حُلِيِّهِنَّ، يُلْقِينَ فِي ثَوْبِ بِلَالٍ

“Maka mereka segera bersedekah dari perhiasan mereka, melemparkannya ke kain Bilal.” (HR. Muslim no. 885)

Ini menunjukkan sikap iman: mendengar, taat, lalu beramal.

Kesimpulan

Hadits-hadits ini menunjukkan bahwa: Mayoritas penghuni neraka dari kalangan wanita karena sebab tertentu, bukan karena jenis kelamin semata

Di antara sebab terbesar:

  • .Mengingkari kebaikan suami
  • Banyak melaknat dan mengeluh

Ini adalah peringatan agar memperbaiki diri, bukan penghinaan hendaknya setiap muslimah menjadikan hadits ini sebagai bahan muhasabah diri: menjaga lisan, memperbanyak syukur, dan memperbanyak amal shalih. Karena siapapun yang beriman dan beramal shalih, baik laki-laki maupun wanita, maka Allah telah menjanjikan surga baginya.

Semoga Allah menjaga kita semua dari sebab-sebab yang menjerumuskan ke dalam neraka, dan memasukkan kita ke dalam surga-Nya dengan rahmat-Nya. Aamiin.

Semoga bermanfaat, baarokallohufikum

Ditulis oleh ustadz Nurhadi Nugroho hafidzhohulloh

sumber: https://bimbinganislam.com/mengapa-banyak-wanita-menjadi-penghuni-neraka-penjelasan-hadits-nabi-%ef%b7%ba/