[Kitabut Tauhid 9] 21 Dukun & Peramal 03

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;

  • Kâhin (dukun) dan ‘arrâf (peramal) memiliki kesamaan dalam beberapa hal, diantaranya : (pertama) dari sisi pengakuan mengetahui hal-hal yang ghaib, dan (kedua) dari sisi penerimaan berita ghaib tersebut dengan mempergunakan bantuan syaithan.
  • Kebanyakan Ulama mengatakan bahwa perbedaan antara kâhin (dukun) dengan ‘arrâf (peramal) adalah : kâhin (dukun) orang yang mengaku mengetahui perkara-perkara ghaib darri peristiwa yang akan datang; sedangkan ‘arrâf (peramal) orang yang mengaku mengetahui perkara-perkara ghaib yang tersembunyi dan tidak terlihat oleh manusia berupa beristiwa yang telah berlalu, posisi benda yang hilang, isi hari manusia dan yang semisalnya.
  • Sebagian Ulama mengatakan bahwa kâhin lebih umum, sedangkan ‘arrâf lebih khusus, dimana ‘arrâfbagian darikâhin. Kâhin termasuk didalamnya setiap orang yang mengaku mengetahui perkara ghaib yang akan datang maupun yang telah berlalu, termasuk juga didalamnya munajjim (ahli nujum) rammal (tukang tenung) dan yang lainnya.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar