[Kitabut Tauhid 8] 21 Bahaya Laten Kesyirikan 06

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;

  • Orang-orang Yahudi terbiasa mentazkiyah (menganggap suci) diri mereka sendiri dan menganggap bahwa merekalah manusia yang paling mulia, sampai menjuluki diri mereka sendiri sebagai sya’bullâhi al-mukhtâr (bangsa pilihan Allâh -‘Azza wa Jalla-), mengatakan bahwa seluruh makhluk selain Yahudi kedudukannya seperti hewan, dan diciptakan untuk melayani kaum Yahudi. Mereka meyakini bahwa mereka pasti masuk surga, dan tidak ada yang masuk surga kecuali mereka saja, dan seandainyapun mereka masuk nereka maka itu hanya beberapa hari saja.
  • Bersamaan dengan hal tersebut, mereka adalah orang-orang yang terbiasa merubah-rubah Kitab Allâh -‘Azza wa Jalla-, menghalalkan apa yang diharamkan Allâh -‘Azza wa Jalla- dan sebaliknya, menelantarkan perintah-Nya dan melanggar laranagn-Nya. Dan diantara mereka ada yang beriman kepada Al-Jibt dan Ath-Thâghût, melanggar larangan di hari Sabtu hingga kemudian Allâh -‘Azza wa Jalla- rubah mereka menjadi kera dan babi.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar