[Kitabut Tauhid 8] 14 Shalawat Nabi 14

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;

  • Kalimat-kalimat dalam Shalawat Nâriyah mengandung penisbatan atau penyandaran teruraikannya semua kesulitan, dilenyapkannya segala kesusahan, ditunaikannya segala macam kebutuhan, tercapainya segala keinginan dan husnul khatimah, kepada selain Allâh -‘Azza wa Jalla-. Dalam hal ini yang mereka maksudkan yang melakukan itu semua adalah Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-. Penisbatan ini merupakan sebuah kekeliruan yang sangat fatal, sebab bertolak-belakang dengan Al-Qur’ân dan As-Sunnah, serta bisa mengantarkan pelakunya kepada kekufuran. Sebabnya, semua perbuatan tersebut, hanya Allâh -‘Azza wa Jalla- yang berkuasa melakukannya. 
  • Argumen terkuat mereka untuk melegalkan pembacaan Shalawat Nâriyah adalah dalam rangka pengagungan terhadap Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, dengan alasan ini mereka mempertahankan shalawat yang menyimpang dari ajaran Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- tersebut. Bahkan yang lebih parah lagi, ada sebagian mereka yang berusaha mengesankan pada orang awam, bahwa pihak yang mengkritisi Shalawat Nâriyah tidak mengagungkan Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-!
  • Mengagungkan Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- hukumnya wajib. Dan ini merupakan salah satu cabang keimanan yang besar. Cabang keimanan ini berbeda dengan cabang keimanan cinta kepada Beliau -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, bahkan pengagungan lebih tinggi derajatnya dibanding cinta. Sebab tidak setiap yang mencintai sesuatu dia pasti mengagungkannya.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar