Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;
- Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- tidak bisa memberikan hidayah kepada orang yang dicintainya, akan tetapi Allâh -‘Azza wa Jalla- memberi hidayah kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya yang menurut-Nya layak dan berhak menerima hidayah.
- Nabi dan orang-orang yang beriman dilarang untuk memintakan ampunan bagi orang-orang musyrik, setelah jelasa bahwa mereka adalah penghuni Neraka, yaitu apabila mereka meninggal dunia dalam keadaan belum bertaubat dari kesyirikannya.
Play Video
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“