[Kitabut Tauhid 6] 33 Malaikat tidak berhak disembah 15

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;

  • Kebanyakan Ulama berpendapat bahwa manusia yang shalih lebih utama dari Malaikat. Akan tetapi keutamaan manusia shalih dibanding Malaikat tidaklah bersifat mutlak. Karenanya adapula yang memandang dari sudut pandang lainnya dalam masalah ini.

Mereka mengatakan : Bahwa orang shalih lebih utama jika telah masuk ke dalam syurga. Karena mereka berada dekat dengan Sang Pencipta, bersenang-senang di dalam surga, dimuliakan oleh Allâh -‘Azza wa Jalla- dengan rahmat-Nya, bahkan bisa melihat wajah Allâh -‘Azza wa Jalla-. Sementara Malaikat ketika itu –dengan izin Allâh -‘Azza wa Jalla- menjadi pelayan manusia. Adapun sekarang –di kehidupan dunia- Malaikat lebih utama dari manusia shalih, karena keberadaannya di atas langit, dekat dengan Sang Pencipta, sibuk beribadah kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-, suci dari dosa yang dilakukan oleh manusia di muka bumi. 

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar