Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;
- Para Malaikat yang merupakan makhluk yang sangat perkasa, sagat mulia dan sangat dekat dengan Allâh -‘Azza wa Jalla-; Mereka takut sehingga pingsan dan bersujud ketika turun wahyu dari Allâh -‘Azza wa Jalla-. Jika demikian keadaan Mereka dan rasa takut Mereka kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- tatkala mendengar firman-Nya, maka Mereka tidak patut dijadikan sesembahan selain dari Allâh -‘Azza wa Jalla-.
- Begitu juga dengan langit yang sangat luas dan kokoh, bergetar ketika mendengar firman Allâh -‘Azza wa Jalla-. Ini semua menunjukkan bahwa hanya Allâh -‘Azza wa Jalla- yang patut untuk disembah. Dan ketika keduanya (Para Malaikat dan langit) tidak layak untuk disembah, padahal keduanya adalah makhluk Allâh -‘Azza wa Jalla- yang sangat besar, maka selain dari keduanya tentu lebih tidak layak lagi untuk disembah.
Play Video
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“