Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;
- Firman Allâh -‘Azza wa Jalla- : Bahwa ada beberapa orang laki-laki dari bangsa manusia yang meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki dari bangsa jin, maka jin-jin tersebut hanya menambah dosa dan kesalahan bagi mereka. [ QS. Al Jin : 6 ]. Ini terkait dengan kebiasaan masyarakat jahiliyyah, dimana mereka apabila bepergian dan singgah di suatu tempat, mereka meminta perlindungan kepada pembesar bangsa jin penghuni tempat tersebut agar terhindar dari kejahatan kaumnya.
- Yang pertama kali meminta perlindungan kepada jin adalah suatu kaum dari penduduk Yaman, kemudian dari Suku Bani Hanifah, kemudian tersebar di kalangan orang-orang Arab (yang lainnya). Tatkala datang Islam maka mereka berlindung kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- dan meninggalkan para jin.
- Makna “fa-zaadahum rahaqa” (maka jin tersebut menambah rahaqa bagi mereka) adalah bahwa mereka, yakni manusia semakin berdosa dan para jin semakin berani kepada manusia.
- Yang diajarkan dalam Islam adalah ketika kita mampir di suatu tempat, mintalah perlindungan pada Allâh -‘Azza wa Jalla-. Seperti yang diriwayatkan Khaulah Bintu Hâkim -Radhiyallâhu ‘Anhâ- dari Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, yaitu dengan membaca : A’uudzu bi kalimaatillaahit taammaati min syarri ma khalaq (Aku berlindung dengan kalam Allâh -‘Azza wa Jalla- yang sempurna dari kejahatan semua mahluk yang diciptakan-Nya).
Play Video
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“