[Kitabut Tauhid 5] 28 Nadzar untuk selain Allah 10

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;

  • Nadzar kesyirikan adalah nadzar yang ditujukan kepada selain Allâh -‘Azza wa Jalla-. Nadzar seperti ini tidak boleh ditunaikan dan tidak perlu membayar kaffarah. Adapun yang harus dilakukan adalah bertaubat kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-, karena nadzarnya sama sekali tidak sah bahkan merupakan maksiat kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  • Nadzar kemarahan adalah seseorang bernadzar dalam keadaan sangat marah dan tidak menguasai dirinya, sehingga dia tidak bisa mengontrol kata-katanya. Gambarannya seseorang mengatakan : “Jika Engkau berbuat demikian, maka saya akan melakukan ini atau tidak akan melakukan itu.” Padahal, dia tidak ingin syaratnya terpenuhi dan tidak ingin menunaikan nadzarnya. Pada kasus seperti ini, yang bernadzar memiliki pilihan antara menunaikan nadzarnya yang sebenarnya tidak  dia inginkan, atau membayar kaffarah sumpah.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar