[Kitabut Tauhid 4] 41 Mencari keberkahan 33

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa ;

  • Para Shahabat Nabi -Radhiyallâhu ‘Anhum- adalah sebaik-baik generasi dari ummat ini, bahkan sebaik-baik generasi dari seluruh ummat yang pernah ada dan akan ada di muka bumi. Dan mereka adalah teladan bagi generasi setelahnya di dalam ilmu dan amal.
  • Yang disebutsebagai Shahabat Nabi, ialah semua orang yang telah duduk bersama Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam- meski hanya sesaat dan mendengar perkataan Beliau meski hanya satu kalimat atau lebih, atau menyaksikan Beliau secara langsung dan tidak termasuk kaum munafik yang sudah dikenal kemunafikannya dan mati dalam keadaan munafik. Dan tidak termasuk orang-orang yang diusir oleh Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam- karena alasan yang patut, misalnya kaum banci dan orang-orang semacam itu. Siapa saja yang telah memenuhi kriteria tersebut, maka ia berhak disebut Shahabat.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar