[Kitabut Tauhid 4] 35 Mencari keberkahan 27

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa;

  • Tasyabbuh terhadap orang kafir secara lahiriyah mewariskan kecintaan dan kesetiaan (kepada mereka) dalam batin. Begitu pula kecintaan dalam batin mewariskan tasyabbuh secara lahiriyah.
  • Orang-orang kafir itu adalah musuh-musuh Allâh -‘Azza wa Jalla-, Para Rasul, dan Kaum Mukminin. Mereka adalah manusia-manusia yang telah menyandang predikat-predikat yang buruk, jelek, dan keji dari Allâh -‘Azza wa Jalla-. Mereka adalah manusia yang berada dalam tataran makhluk yang paling rendah, hina, tercela, terburuk, dan terkutuk, dimana binatang ternak yang tidak berakal lebih baik dari mereka
  • Kerendahan dan kehinaan hidup mereka (kendatipun mereka orang yang paling kaya, paling tinggi kedudukan dan pangkatnya, dan bisa jadi paling kuat) adalah stempel (cap) yang tidak akan mungkin berubah, yang akan terus melekat, tidak akan hilang dan sirna dari mereka.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar