[Kitabut Tauhid 4] 27 Mencari keberkahan 19

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa;

  • Orang yang baru beralih dari satu kebathilan karena kejahilan (kebodohan) yang ia yakini tidak ada jaminan bahwa dia telah bersih seutuhnya dari keyakinan-keyakinan dan prilaku-prilaku jahiliyyah.
  • Betapa buruknya kejahilan (kebodohan) dan betap pentingnya mempelajari ilmu-ilmu agama, terkhusus ilmu aqidah, karena tidaklah orang-orang musyrik itu terjerumus ke dalam kesyirikan kecuali karena kejahilan (kebodohan) mereka terhadap agama Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  • Bahayanya sering berinteraksi dengan kaum musyrikin sehingga mengakibatkan sebagian pemikiran mereka dan kebiasaan mereka tertanam di hati Kaum Muslimin, dan larangan menyerupai prilaku kaum Jahiliyyah.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar