Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa;
- Tiga diantara sekian banyak berhala yang biasa dijadikan sasaran untuk bertabarruk (mencari keberkahan) oleh orang-orang Arab pada masa jahiliyyah disebut oleh Allâh -‘Azza wa Jalla- pada QS. An-Najm : 19-20, yaitu : [1] Al-Lâta, [2] Al-‘Uzzâ, dan [3] Manâh.
- Sisi pendalilan penulis dari ayat-ayat ini adalah bahwasanya berhala-berhala tersebut dalam berbagai bentuk, ada yang berbentuk batu, kuburan, dan berupa pohon. Barangsiapa yang mencari-cari keberkahan pada pohon, batu, dan yang semisalnya, sesungguhnya perbuatannya mirip dengan kebiasaan kaum musyrikin yang mencari-cari keberkahan di berhala-berhala tersebut. Padahal semuanya tidak bisa mendatangkan kemanfaatan dan tidak pula mudharat.
Play Video (Link Utama)
Link alternatif
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“