[Kitabut Tauhid 4] 22 Mencari keberkahan 14

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa;

  • Jika Kita memang menginginkan barokah dari Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, ada satu sarana yang valid dan pasti dapat keberkahan. Yaitu bertabaruk dengan ajaran yang dibawa Beliau -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-, yang sampai detik ini jejaknya masih terjaga, bahkan hingga hari kiamat nantinya.
  • Tabarruk kepada makhluq, selain kepada Nabi -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- semasa hidupnya, atau atsarnya yang valid sepeninggalannya; termasuk perbuatan kesyirikan. Sebagiannya tergolong syirik besar, dan sebagiannya lagi bi’ad dan syirik kecil.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar