[Kitabut Tauhid 4] 10 Mencari keberkahan 02

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa;

Dalam bahasa Arab istilah barokah kembali kepada dua makna, yaitu : [1] bertambah, dan [2] menetap. Dan secara syar’i, barokah atau keberkahan ialah adanya kebaikan ilahi secara tetap pada sesuatu. Dengan demikian, apabila sesuatu dikatakan barokah, artinya sesuatu itu memiliki banyak kebaikan yang bersifat tetap, karena dijadikan demikian oleh Allâh -‘Azza wa Jalla-.

Asal dari seluruh kebaikan hanyalah dari sisi Allâh -‘Azza wa Jalla-. Dengan demikian, meminta barkoah kepada selain Allâh -‘Azza wa Jalla- jelas hukumnya syirik. Segala sesuatu yang dinyatakan oleh Syari`at mengandung barokah, tidak lain hanya merupakan sebab bagi diperolehnya barokah, bukan sebagai pemberi.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar