[Kitabut Tauhid 4] 07 Ruqyah Dan Tamimah 07

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa;

  • Tidak semua ruqyah merupakan perbuatan kesyirikan. Sebagiannya diperbolehkan jika memenuhi kriterian sebagai ruqyah syar’iyyah.
  • Ruqyah ada tiga macam : syar’iyyah, bid’iyyah dan syirkiyyah. Jenis yang pertama diperbolehkan, sedangkan yang kedua dan ketiga terlarang.
  • Asalnya meminta untuk diruqyah hukumnya adalah diperbolehkan, dengan catatan ruqyahnya adalah ruqyah yang syar’i. Namun demikian meminta diruqyah bisa mengurangi kemurnian Tauhid, karena perbuatan tersebut termasuk bentuk meminta kepada makhluq yang mungkin menyebabkan ketergantungan hati orang yang diruqyah dengan peruqyah sangat besar, sehingga mengurangi kesempurnaan tawakkalnya kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  • Meruqyah dengan ruqyah yang syar’iy dibolehkan bahkan dianjurkan jika berniat untuk menolong sesama dan dengan niat yang ikhlash karena Allâh -‘Azza wa Jalla-.

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar