Berumah tangga bagaikan mengarungi lautan lepas menuju satu pulau impian.
Tiada lautan tak berombak dan tiada samudra tanpa badai.
Jikalah nahkoda arif dan bijak memandu, bisa membaca kompas, mengetahui gejala alam dan badai, mengukur kemampuan kapal, tidak memuat beban melebihi kapasitas, membagi tugas dengan baik kepada seluruh anggota, niscaya mereka kan sampai ke pulau idaman dengan selamat.
Jika nahkoda tidak faham mengemudi, membaca arah angin, menghindari badai maupun karang, alamat kapal kan segera tenggelam.
oleh: Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA
sumber: http://www.salamdakwah.com/artikel/3353-nahkoda-bahtera-rumah-tangga