Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa;
Kesyirikan dari pemakaian jimat ada dua kemungkinan :
- Pertama : Syirik Kecil : Jika jimat tersebut diyakini sebagai sebab saja, dan Allâh -‘Azza wa Jalla- lah yang mentakdirkan, namun kemudian hati bergantung kepada jimat tersebut, inilah sisi kesyirikannya, dan dihukumi sebagai syirik kecil.
- Kedua : Syirik Besar : Jika jimat tersebut diyakini bukan sebagai sebab, bahkan jimat tersebut berpengaruh dengan sendirinya, terlepas dari kehendak Allâh -‘Azza wa Jalla-. Dimana pelakunya berkeyakinan bahwa jimat itulah yang menyingkirkan atau menangkal mara bahaya dan bukan Allâh -‘Azza wa Jalla-. Maka ini hukumnya syirik besar, karena menyakini ada yang mampu memberi manfa’at atau menolak mudharat dengan sendirinya selain dari Allâh -‘Azza wa Jalla-.
Play Video (Link Utama)
Link alternatif
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“