Pijati Ibumu..

Muhammad bin al-Munkadir rahimahullah mengatakan,

“Semalam suntuk kupijat kaki ibuku . Sedangkan saudaraku Umar semalam suntuk mengerjakan sholat. Aku tidaklah gembira andai malamku digantikan dengan malam saudaraku” (Hilyatul Auliya 3/150)

  • Artinya beliau berpandangan bahwa semalam suntuk memijat ibu itu lebih afdhol dibandingkan sholat malam semalam suntuk.
  • Kutipan di atas juga menunjukkan bahwa menyenangkan ortu itu lebih afdhol dari pada sholat sunnah.
  • Hakekat bakti dengan orang tua adalah membuat orang tua berbahagia. Semua yang membuat orang tua senang dan bahagia adalah bagian dari bakti meski hanya memijat kaki ibu.
  • Memijat kaki ibu ketika beliau lelah adalah diantara bentuk praktis berbakti kepada ibu terlebih jika ibu memintanya
  • Memijat kaki ibu itu lebih afdhal dibandingkan shalat malam karena memijat kaki ibu itu tergolong amal shalih yang bersifat muta’addi (manfaatnya tidak terbatas kepada pelaku). Sedangkan shalat malam adalah amal lazim (manfaatnya terbatas hanya pada pelaku). Kaedah mengatakan bahwa amal yang manfaatnya melebar itu lebih afdhal dibandingkan amala yang manfaatnya terbatas hanya untuk pelaku.

sumber: ebook Nasihat ulama penggugah jiwa karya Ustadz Aris Munandar hafidzhahullah

Tinggalkan komentar