Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa;
- Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- bersabda : Barangsiapa yang mengucapkan laa ilaaha ilallaah dan mengingkari seluruh sesembahan selain Allâh -‘Azza wa Jalla-, maka haramlah (terjagalah) harta dan darahnya, adapun perhitungan amalannya terserah kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-. _____ HR. Muslim : 23.
- Hadits yang mulia ini adalah seagung-angung dan sejelas-jelasnya dalil yang menjelaskan bahwa sekedar mengucapkan kalimat laa ilaaha ilallaah tidaklah memasukkan seseorang ke dalam Islam. Melainkan harus ada padanya 2 (dua) unsur yang merupakan hakikat dari tafsir Tauhid, yaitu [1] penetatapan seluruh uluhiyyah (peribadahan) hanya kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- senata, dan [2] peniadaan seluruh uluhiyyah (peribadahan) terhadap selain Allâh -‘Azza wa Jalla-.
Play Video (Link Utama)
Link alternatif
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“