[Kitabut Tauhid 3] 23. Makna Kalimat Tauhid 23

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa;

Orang-orang musyrik menjadikan Malaikat, Para Nabi dan orang-orang shalih sebagai wasilah (perantara) dalam beribadah dan ber-taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-, juga sebagai pemberi syafa’at bagi mereka (menurut dugaan mereka) disisi Allâh -‘Azza wa Jalla-.

Dugaan mereka tersebut keliru, dan apa yang mereka inginkan tidak akan mereka dapatkan.

selanjutnya silahkan ketuk link berikut untuk memulai materi berikutnya;

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

*jika tampilan quis diatas terpotong silahkan update hijrahapp ke v6.4.2 langsung dari playstore atau appstore

Tinggalkan komentar