Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa;
Tawassul yang tidak disyari’atkan terdiri dari dua macam, yaitu : Tawassul Bid’ah dan Tawassul Syirik.
________________ Tawassul Bid’ah
- Tawassul Bid’ah adalah segala sesuatu yang dianggap dan diniatkan oleh pelakunya sebagai wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-, akan tetapi perbuatan-perbuatan tersebut tidak disyari’atkan oleh Allâh -‘Azza wa Jalla- dan Rasul-Nya -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam, dan juga tidak pernah diamalkan oleh Para Salaf dari kalangan Sahabat Nabi -Radhiyallâhu ‘Anhum-, tidak juga tâbi-‘iin dan tâbi’ tâbi-‘iin.
________________ Tawassul Syirik
- Tawassul Syirik adalah segala sesuatu yang dianggap dan diniatkan oleh pelakunya sebagai wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-, akan tetapi perbuatan-perbuatan tersebut merupakan bagian dari amalan-amalan yang dihukumi sebagai kesyirikan oleh Allâh -‘Azza wa Jalla- dan Rasul-Nya -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-.
selanjutnya silahkan ketuk link berikut untuk memulai materi berikutnya;
Play Video (Link Utama)
Link alternatif
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“
*jika tampilan quis diatas terpotong silahkan update hijrahapp ke v6.4.2 langsung dari playstore atau appstore