Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa;
- Orang-orang musyrik menjadikan Malaikat, Para Nabi dan orang-orang shalih sebagai wasilah (perantara) dalam beribadah dan taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-. Dan inilah hakikat kesyirikan.
- Dan ini juga yang dilakukan oleh Ahlul Kitab. Uzair dijadikan oleh orang-orang Yahudi sebagai anak Allâh -‘Azza wa Jalla- sebagaimana Nabi ‘Isâ Putra Maryam -‘Alaihissalâm- dijadikan oleh orang-orang Nashrani sebagai anak Allâh -‘Azza wa Jalla-. Maha Suci Allâh dari apa yang mereka katakan. Perkataan mereka itu termasuk perkataan yang paling kotor yang pernah diucapkan oleh lisan-lisan manusia tentang Allâh -‘Azza wa Jalla- yang dengannya nyaris langit runtuh dan bumi terbelah.
selanjutnya silahkan ketuk link berikut untuk memulai materi berikutnya;
Play Video (Link Utama)
Link alternatif
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“
*jika tampilan quis diatas terpotong silahkan update hijrahapp ke v6.4.2 langsung dari playstore atau appstore