Dalam Kitabul ‘Ilmi, Syaikh Utsaimin mengatakan (tentang mengeluh),
“Kata itu adalah milikmu, selama dia belum diungkapkan.”
*
Suara hati akan tetap jadi milik kita selama tak kita ucapkan atau tuliskan. Perasaan sedih, kecewa, dan marah … semuanya kita simpan di hati dan kita adukan cukup kepada Allah. Bila kita ungkapkan di hadapan manusia, mungkin kita akan mendapat cibiran, cercaan, atau kata-kata yang tidak kita harapkan.
Bila kita pandai menyimpan kesedihan dan kekecewaan, kita akan tampak selalu bahagia, selalu hidup enak. Kita berusaha tidak mengeluh, mengerjakan hal-hal terbaik dalam hidup kita, dan kita selalu habis-habisan mengeluh kepada Allah (bukan kepada manusia).
Bila kita mengeluh kepada manusia, kadang kita mendapat respon yang tidak pas. Namun bila kita adukan kita semua kepada Allah, ada saja jalan keluar; entah hati yang plong, solusi yang tiba-tiba terpikirkan, atau bala bantuan yang tak disangka-sangka.
Jadilah manusia yang bahagia; bila ingin bahagia, janganlah mengeluh di hadapan manusia, tapi mengadulah hanya kepada Allah.
Jogja, 21/5/2016
Athirah