Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa;
- Konsekuensi laa ilaaha illallaah adalah meninggalkan ibadah kepada selain Allâh -‘Azza wa Jalla- dari segala macam yang dipertuhankan, sebagai keharusan dari an-nafyu (peniadaan) pada kalimat laa ilaaha. Dan beribadah kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- semata tanpa berbuat syirik sedikitpun, sebagai keharusan dari al-itsbaat (penetapan) pada kalimat illallaah.
- Yang membatalkan syahadatain adalah hal-hal yang membatalkan Islam, karena dua kalimat syahadat itulah yang membuat seseorang masuk dalam Islam. Mengucapkan keduanya adalah pengakuan terhadap kandungannya dan konsisten mengamalkan konsekuensinya berupa segala macam syi’ar-syi’ar Islam. Jika ia menyalahi ketentuan ini, berarti ia telah membatalkan perjanjian yang telah diikrarkannya ketika mengucapkan dua kalimat syahadat tersebut. Yang membatalkan Islam itu banyak sekali. Para fuqaha’ dalam kitab-kitab fiqih telah menulis bab khusus yang diberi judul “Bab Riddah (Kemurtadan)”. Dan yang terpenting (dari pembatal keislaman) adalah sepuluh hal.
selanjutnya silahkan ketuk link berikut untuk memulai materi berikutnya;
Play Video (Link Utama)
Link alternatif
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“
*jika tampilan quis diatas terpotong silahkan update hijrahapp ke v6.4.1 langsung dari playstore atau appstore