Saudaraku, menyebarkan ilmu adalah kemaslahatan yang besar. Ilmu yang dimaksud yaitu ilmu yang berasal dari Allah dan RasulNya, ilmu Al-Qur’an dan hadits sesuai dengan pemahaman para sahabat, para tabi’in dan tabi’ut tabi’in, ilmu yang benar-benar bermanfaat untuk hati manusia, yang menyebabkan dan menimbulkan ketakwaan kepada Allah, menimbulkan rasa takut kepada Allah, menimbulkan rasa cinta yang kuat kepada Allah, ilmu yang benar-benar menimbulkan ketundukan yang sempurna kepada Allah Jalla wa ‘Ala.
Itulah ilmu yang bermanfaat. Maka kita berusaha semangat untuk menyebarkan ilmu seperti ini. Manusia amat membutuhkan ilmu tentang Allah melebihi kebutuhan mereka kepada makanan dan minuman. Karena ilmu tentang Allah itu menghidupkan hati dan memperbaiki jiwa. Apabila hati dan jiwa manusia telah baik, maka akan baik pula tatanan masyarakat, Allah akan berikan kepada mereka berbagai macam keamanan dan kedamaian. Tapi kalau ternyata ilmu tersebut tidak menimbulkan rasa takut kepada Allah, ilmu tersebut tidak pula menimbulkan cinta kepada Allah, tidak pula menimbulkan rasa patuh dan tunduk kepada Allah, maka itu hakikatnya bukanlah ilmu.
Oleh karena itulah saudaraku, kita berusaha semangat menyebarkan ilmu-ilmu yang bermanfaat. Dan kita berusaha semangat untuk menunjukkan manusia kepada kebaikan.
dari Abi Hurairah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
إِنَّ مِمَّا يَلْحَقُ الْمُؤْمِنَ مِنْ عَمَلِهِ وَحَسَنَاتِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ عِلْمًا عَلَّمَهُ وَنَشَرَهُ وَوَلَدًا صَالِحًا تَرَكَهُ وَمُصْحَفًا وَرَّثَهُ أَوْ مَسْجِدًا بَنَاهُ أَوْ بَيْتًا لاِبْنِ السَّبِيلِ بَنَاهُ أَوْ نَهْرًا أَجْرَاهُ أَوْ صَدَقَةً أَخْرَجَهَا مِنْ مَالِهِ فِي صِحَّتِهِ وَحَيَاتِهِ يَلْحَقُهُ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ
“Sesungguhnya di antara perkara yang sampai kepada seorang mukmin dari amalannya dan kebaikannya setelah meninggalnya (1) ilmu yang ia ajarkan dan sebarkan, (2) anak shalih yang ia tinggalkan yang selalu mendoakan untuknya, (3) mushaf yang ia wariskan, (4) masjid yang ia bangun, (5) rumah untuk ibnu sabil (para musafirin yang kehabisan bekal), (6) sungai yang ia aliran untuk keperluan manusia untuk pengairan tanaman/sawah/perkebunan dan yang lainnya, (7) sedekah yang ia keluarkan dari hartanya disaat ia sehat dan hidup, itu semua akan sampai kepadanya setelah meninggalnya.” (HR. Ibnu Majah dengan sanad yang hasan dan Imam Baihaqi)
selengkapnya: https://www.radiorodja.com/50049-anjuran-untuk-menyebarkan-ilmu-dan-menunjukkan-kepada-kebaikan/