Nikmatnya ilmu hanya dirasakan oleh orang-orang yang cinta ilmu. Tanda orang yang cinta ilmu, ia akan mencari majelis taklim yang diasuh oleh ustadz-ustadz yang kokoh ilmu dan manhajnya. Yang isinya membawakan dalil dan pemahaman ulama salaf.
Beda dengan yang hanya sebatas trend saja. Yang seperti ini hanya melihat gaya ustadz saja. Kalau asyik dihadiri kalau gak asyik gak hadir walaupun ilmunya segudang.
Penuntut ilmu semacam ini gak akan merasakan manisnya ilmu.
Fenomena pemuda di zaman ini demikian keadaannya. Karena masih terwarnai oleh gaya muda mudi yang masih suka mencari hiburan. Sehingga hanya sebatas melihat gaya dan bukan keahlian ilmu.
Tentu beda menuntut ilmu karena gaya dengan menuntut ilmu karena benar-benar ingin menghilangkan kebodohan dari dirinya.
Semoga Allah memberikan kepada kita semua rasa cinta kepada ilmu dan ahlinya. Aamiin
sumber: http://www.salamdakwah.com/artikel/4349-nikmatnya-ilmu