[Kitabut Tauhid 2] 32. Dakwah kepada kalimat tauhid 18

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Shalat memiliki kedudukan yang sangat agung dan keutamaan yang sangat banyak, diantaranya :

21.  Allâh -‘Azza wa Jalla- memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk menjaga shalat setiap waktu.

22.   Allâh -‘Azza wa Jalla- memerintahkan kepada Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-  dan umatnya untuk memerintahkan keluarga mereka supaya menunaikan shalat.

23.   Kaum Muslimin diperintah melatih anak-anak mereka untuk shalat semenjak usia 7 tahu dan boleh dipukul jika tidak shalat setelah berumur 10 tahun.

24.   Siapa yang tertidur atau lupa dari shalat, maka dia wajib mengqadhanya.

25.   Shalat memang membuahkan ketaqwaan, karena mengingatkan pelakunya     kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-.

26.   Shalat adalah cahaya di dunia dan akhirat bagi pelakunya.

27.   Allâh -‘Azza wa Jalla- mengangkat derajat dan menghapuskan dosa (kesalahan) dengan sebab shalat.

28.   Shalat termasuk faktor terbesar yang menyebabkan seseorang masuk surga dan menemani Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-.

29.   Berjalan menuju shalat akan dicatat sebagai kebaikan, bisa meninggikan derajat dan menghapuskan dosa.

selanjutnya kita akan mempelajari Dakwah kepada kalimat tauhid 18. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

Formulir Pertanyaan

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar