[Kitabut Tauhid] 64. Keutamaan memurnikan tauhid 29

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Sesungguhnya Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam– adalah orang yang paling takut dan paling bertakwa kepada Allâh -‘Azza wa Jalla–  dibandingkan siapapun. Dan Beliau adalah orang yang paling sempurnah ‘ubudiyyahnya (peribadahannya) kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-. Maka, siapa yang beribadah dengan sesuatu yang tidak dikerjakan oleh Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-seolah dia mengklaim bahwa dia lebih berilmu dan, lebih takut, dan lebih bertaqwa kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- dibanding Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-dan lebih tahu daripada Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- tentang cara terbaik untuk beribadah kepada Allâh -‘Azza wa Jalla.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 29. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar