[Kitabut Tauhid] 57. Keutamaan memurnikan tauhid 22

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Mengerjakan shalat malam merupakan kebiasaan Para Salaf sebagaimana juga menjadi kebiasaan orang-orang shalih dari zaman ke zaman.

Awalnya Allâh -‘Azza wa Jalla- mewajibkan shalat malam kepada Kaum Muslimin. Setahun kemudian ketika Kaum Muslimin merasa berat dengan kewajiban tersebut, Allâh -‘Azza wa Jalla- menggugurkan kewajiban tersebut dan hukumnya menjadi sunnah muakkadah.

selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 22. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar