Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:
Para Salaf adalah orang-orang yang memiliki sifat tawadhu’ (rendah hati). Mereka jauh dari sifat riya (pamer dan bangga dengan amal shalihnya). Mereka tidak suka dipuji dengan sebab kebaikan-kebaikan yang pada diri-diri mereka. Dan khawatir kalau orang-orang menilai mereka lebih baik dari keadaan yang sebenarnya.
Hakikatnya pujian adalah ujian, maka berhati-hatilah terhadapnya. Berlindunglah kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- dari akibat buruk pujian manusia. Hendaknya seseorang ketika melakukan kebaikan niatnya adalah untuk mendapatkan ridha Allâh -‘Azza wa Jalla- semata, bukan karena mengaharap sanjungan manusia. Kemudian juga janganlah seseorang itu memuji orang lain kecuali dalam batasan-batasan yang diizinkan Syariat.
selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 19. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;
Play Video (Link Utama)
Link alternatif
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“