catatan: besok, hari sabtu pukul 17.00WIB, quis pekanan akan aktif. yuk muraja’ah 5 materi terakhir serial belajar tauhidnya.💪
Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:
Taththayyur atau thiyârah adalah menganggap adanya kesialan karena adanya sesuatu. Perbuatan ini termasuk perbuatan syirik yang menafikan kesempurnaan Tauhid, karena ia berasal dari apa yang disampaikan syaithan berupa godaan dan bisikannya, dan penyandaran sesuatu bukan kepada Allâh -‘Azza wa Jalla-.
Terapi dari taththayyur adalah menyandarkan hati seutuhnya kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- dan memurnikan tawakkal kepada-Nya. Juga dengan membaca doa yang diajarkan Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam- :
اَللَّهُمَّ لاَ خَيْرَ إِلاَّ خَيْرُكَ وَلاَ طَيْرَ إِلاَّ طَيْرُكَ وَلاَ إِلَهَ غَيْرُكَ
‘Ya Allâh, tidak ada kebaikan kecuali kebaikan dari Engkau, tiadalah burung itu (yang dijadikan objek taththayyur) melainkan makhluk-Mu dan tidak ada ilâh yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau.’
selanjutnya kita akan mempelajari Keutamaan memurnikan tauhid 10. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;
Play Video (Link Utama)
Link alternatif
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“