[Kitabut Tauhid] 39. Keutamaan memurnikan tauhid 04

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

  • Diantara pokok keimanan adalah merealisasikan Tauhid kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- dan tidak mempersekutukan-Nya dengan apapun juga. Itu artinya juga, orang-orang yang beriman adalah mereka Para Hunafaa’ (orang-orang yang Haniif) yaitu orang-orang yang memurnikan ibadahnya hanya untuk Allâh -‘Azza wa Jalla- semata, dan berlepas diri seutuhnya dari kesyirikan dan pelaku kesyirikan.
  • Seorang yang Haniif, tidak hanya memurnikan ibadahnya hanya untuk Allâh -‘Azza wa Jalla- semata dan tidak mempersekutukannya dengan sesuatu apapun juga. Tetapi juga berlepas diri seutuhnya dari semua bentuk kesyirikan berikut pelakunya. Inilah makna dari perkataan Nabi Ibrahim –‘Alaihissalâm- : ‘Sesungguhnya Kami berlepas diri dari kalian dan dari segala yang kalian sembah selain Allâh.’ _____ QS. Al-Mumtahanah : 4.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 39. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar